Ruang Isolasi dan ICU Pasien Covid-19 di RS Kota Depok Nyaris Overload

Ilustrasi covid 19

Ilustrasi covid 19


POJOKJABAR.com, DEPOK – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Novarita membenarkan hal tersebut. Ia pun mengingatkan warga Kota Depok agar terus menerapkan protokol kesehatan (prokes), seperti yang dianjurkan pemerintah.

“Prokesnya harus diperketat, karena saat ini ketersediaan tempat tidur isolasi dan ICU di rumah sakit Kota Depok sudah hampir penuh,” tutur Novarita kepada Radar Depok (Grup Pojoksatu.id), Jumat (22/1).

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Depok, Eny Ekasari mengatakan, berdasarkan data internal yang dimiliki sampai Kamis (21/1), total ICU covid-19 yang sudah terpakai adalah sebesar 90 persen.

“Dari 24 rumah sakit, ketersediaan ICUnya sebanyak 80 bed. Yang sudah terisi adalah sebanyak 72 bed,” ucap Eny kepada Radar Depok (Grup Pojoksatu.id) , Jumat (22/1/2021).

Kemudian, untuk total kapasitas rumah sakit adalah 90,69 persen. Dari 763 bed (tempat tidur), yang sudah terisi ada sebanyak 629 bed. Upaya yang akan dilakukan pemerintah, yaitu melakukan 3T. Di antaranya, Testing yaitu menambah kuota pemeriksaan Swab PCR, Tracing, dan Treatment.

Kalau tracing menurutnya sudah bagus, nanti akan memprioritaskan testing, setelah dilakukan tracing.

“Nanti yang sudah di tracing akan diprioritaskan untuk di PCR,” ujarnya.

Setelah itu, implementasi dari Treatment adalah, akan dilakukan mapping rumah sakit, berdasarkan diagnosa Covid-19. Seperti yang bergejala ringan, sedang, dan berat. Dari ketiga tersebut, akan ditentukan dan ditaruh di Fasilitas Kesehatan (faskes) mana.

Sementara, Direktur Utama RSUD Kota Depok, Devi Maryori mengatakan, saat ini jumlah ICU yang dimiliki RSUD ada enam ruangan. Dan yang sudah terpakai ada lima ICU.

“Jadi, yang tersisa hanya satu ICU, sampai hari ini Jumat (22/1),” tuturnya.

Lebih lanjut, Devi menyebutkan total bed rawat inap ada sebanyak 126. Dan yang sudah terpakai ada 118.

“InshaAllah akan kami tambah, maksimal 145 bed. Kemungkinan di Februari, paling lama akan ditambahnya. Masih kami sesuaikan dengan perawat yang ada,” jelasnya.

Selain menambah bed rawat inap, Devi juga mengatakan akan menambah ICU sebanyak tiga bed lagi. Pihaknya akan memaksimalkan hal tersebut.

Upaya yang dilakukan RSUD Kota Depok adalah akan menambah alat bantu pernafasan. Yang sekarang jumlahnya memang terbatas. Kemudian akan mengoptimalkan pasien agar tidak jatuh ke dalam kategori kondisi berat.

“Akan kami segera proses ke tender cepat,” sambungnya.

Di akhir, Devi berharap agar para Tenaga Kesehatan (nakes) dan perawat terus sehat. Karena berkurangnya perawat atau nakes akan berpengaruh juga terhadap bed yang akan dibuka.

“Karena kalau ada nakes yang sakit, bednya akan kami kurangi. Maka dari itu semoga nakes dan perawat selalu diberikan kesehatan untuk membantu masyarakat,” tutupnya.

(rd/dis/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds