PPKM di Kota Depok Diperpanjang, Mal-Restoran Buka sampai 20.00

Walikota Depok, Mohammad Idris saat melakukan pengecekkan ketertiban PPKM di Pasar Agung, Senin (18/1/2021).

Walikota Depok, Mohammad Idris saat melakukan pengecekkan ketertiban PPKM di Pasar Agung, Senin (18/1/2021).


POJOKJABAR.com, DEPOK – Pemerintah pusat memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali, guna mencegah penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Kebijakan tersebut diperpanjang selama 14 hari, terhitung mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021. Diketahui, pembatasan ini tetap diberlakukan di tujuh provinsi. Ketujuh provinsi itu yakni, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali. Aturan pembatasan yang diberlakukan di PPKM jilid dua hampir sama dengan periode pertama.

Bedanya, pusat perbelanjaan atau mal dan restoran yang semula dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 19.00, kini diperlonggar sampai pukul 20.00. Bagaimana dengan Kota Depok? Wakil Ketua 3 Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Sri Utomo menegaskan, sesuai kesepakatan Pemerintah Pusat bahwa masa PPKM untuk Jawa dan Bali akan kembali di perpanjang.

”Kami juga akan ikuti aturan tersebut, mengingat Kota Depok saat ini masih masuk dalam zona merah penyebaran kasus Covid-19,” ucap Sri kepada Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Kamis (21/01/2021).

Lebih lanjut, Sri mengatakan untuk aturan tidak ada yang berubah dan masih sama dengan PPKM sebelumnya.

”Aturan semua masih sama, hanya diperpanjang waktunya saja,” teranganya.

Dirinya berpesan, kepada seluruh masyarakat agar ikut membantu dalam hal apapun dan setiap kebijakan yang ada.

”Mari kita dukung pemerintah dalam memberantas Covid-19. Karena percuma, jika pemerintah sudah gencar tetapi kesadaran masyarakatnya masih kurang,” tegasnya.

Sri menyebutkan bahwa jangan sampai pakai cara-cara menutup ataupun cara lain yang lebih ketat dari saat ini. Baginya, jika masyarakat bersatu padu permasalahan ini akan bisa diselesaikan bersama.

”Jangan sampai kita menutup semua, kami juga kan mesih memikirkan perekonomian masyarakat, saya rasa itu tindakan terakhir,” tuturnya.

(RD/tul/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds