Pembebasan Lahan di Jalan Dewi Sartika Sisa Sembilan

Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Pancoranmas.

Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Pancoranmas.


POJOKJABAR.com, DEPOK – Pandemi Covis-19 bukan halangan bagi Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim) Kota Depok. Pembebasan lahan di Jalan Dewi Sartika terus dilanjut. Sayangnya, ada sembilan sertifikat tanah di lahan yang tergerus buat dibangun underpass yang belum diserahkan.

Kepala Disrumkim Kota Depok, Dudi Miraz menyebut, Disrumkim Kota Depok sedang berupaya melakukan proses penyelesaian pembebasan lahan untuk pembuatan underpass tersebut. Dalam pembangunan underpass pembebasan lahan akan dilakukan secara dua tahap. Tahap pertama, Jalan Margonda Raya dan Kartini. Tahap kedua Jalan Dewi Sartika. Pada tahap pertama total pembebasan lahan senilai Rp59,5 miliar.

Saat ini, Disrumkim Kota Depok masih menunggu peta bidang tanah dari Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kota Depok. Masih terdapat sembilan warga pemilik tanah yang belum menyerahkan fotokopi sertifikat tanah.

“Apabila peta bidang sudah muncul secara lengkap, maka akan diumumkan BPN Kota Depok,” tuturnya.

Pembebasan lahan pada tahap pertama ditargetkan akan selesai pada akhir Desember 2020. Setelah dilakukan pembebasan lahan, pembangunan fisik akan dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Saya berharap seluruh pembebasan lahan rampung Maret 2021,” tegasnya.

Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Underpass Dewi Sartika Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat (Jabar) Ayi menjelaskan, pembangunan underpass bergantung pada cepat atau tidaknya pengadaan lahan. Jika terdapat kendala, maka pembangunan bisa mundur penganggarannya di 2022. Anggarannya tidak hangus. Hanya bergeser ke tahun berikutnya.

”Jadi ini bergantung pada cepat atau tidaknya pengadaan lahan. Kami di Provinsi Jawa Barat yang bertanggungjawab terhadap pembangunan fisik underpass,” ujar Ayi.

Pemprov Jabar meyakini, proses pengadaan lahan dapat selesai tepat waktu. Hal ini dapat di lihat dari komitmen dan keseriusan Pemkot Depok dalam menggarap pembangunan underpass.

”Kami menilai Pemkot Depok sangat serius menggarap pembangunan underpass ini. Setiap rapat ada Pak Sekda, ada para kepala dinas, kejaksaan dan kepolisian juga dan saat ini proses pengadaan lahannya terus dikebut, ya,” tandas Ayi.

(RD/cr3/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds