Tujuh Positif Covid-19, Gedung DPRD Kota Depok Disterilisasi

Virus Corona

Virus Corona


POJOKJABAR.com, DEPOK – Penambahan jumlah yang positif Covid-19 di lingkungan Gedung DPRD Kota Depok, membuat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok kembali melakukan disinfeksi (semprot disinfektan), ke seluruh bagian yang terdapat di gedung wakil rakyat tersebut, Jumat (25/09/2020).

Kepala Seksi Kebakaran dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Tessy Haryati yang terjun ke lokasi menegaskan, disinfeksi dilakukan atas laporan dari bagian Sekretariat Dewan (Setwan) karena adanya penambahan jumlah yang terkonfirmasi positif. Sebanyak tujuh orang. Diantaranya, tiga dari staf admin (ASN) dan empat orang dari Pamdal (Non ASN).

“Kami diminta untuk melakukan disinfeksi ke seluruh ruangan. Betul ada penambahan jumlah yang positif sebanyak 7 orang,” ungkapnya kepada Radar Depok (Group Pojoksatu.id).

Ia menerangkan, penambahan tersebut, usai dilakukan swab test bagi seluruh penghuni DPRD. Sehingga sementara ini, gedung dewan ditutup. Kemungkinan, penutupan gedung wakil rakyat akan diperpanjang, mengingat adanya jumlah penambahan.

“Ini beda dari kasus pertama. Tujuh orang ini jumlah baru setelah dilakukan swab karena kasus dari kasus pertama,” ungkap Tessy.

Tessy menekankan, dilakukan disinfeksi dari Damkar bukan semata untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 di dalam tubuh DPRD. Namun setidaknya selalu ada upaya untuk mengantisipasi penyebarannya. Sebab sampai saat ini, cara efektif untuk memutus mata rantai adalah dengan tetap disiplin protokol kesehatan.

Dalam disinfeksi seluruh area gedung DPRD, tim khusus penanganan covid 19 dari Damkar, menerjunkan 10 personel yang juga diperbantukan 10 tim pengamanan keamanan dari DPRD. Sebanyak tiga unit fogger uap diterjunkan untuk kegiatan disinfeksi, serta membutuhkan satu galon cairan disinfektan yang berisi 20 liter.

Sebelumnya, penutupan gedung DPRD karena terdapat satu kasus positif covid 19. Saat ini, ada penambahan sebanyak 7 orang, jadi total keselurahan dari case pertama dan kedua sebanyak 8 orang.

(rd/arn/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds