Capai Rp 28 Miliar, Pencairan Gaji 13 ASN Se-Depok Butuh Waktu Seminggu

ilustrasi

ilustrasi


POJOKJABAR.com, DEPOK – Akhirnya yang diidam-idamkan datang juga. Sedari Jumat (14/08/2020) hingga sepekan kedepan, 6.381 Aparatur Sipil Negara (ASN) Se-Depok menerima gaji 13. Pencairan anggaran yang disiapkan mencapai Rp28 miliar.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzanna menegaskan, pencairan gaji ke-13 untuk ASN di lingkungan Pemkot Depok akan cair sepekan ke depan.

“Sudah mulai proses pencairan. Mulai hari ini sudah diusulkan pencairan untuk organisasi perangkat daerah (OPD), ada yang sudah cair, ada yang belum,” ujar Nina kepada Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Jumat (14/08/2020).

Nina mengungkapkan, total anggaran untuk gaji ke-13 tahun ini mencapai Rp28 miliar. Nominal tersebut sudah merupakan jumlah gaji ke-13 yang harus dibayarkan kepada total 6.381 ASN se-Depok.

“Insha Allah seminggu ini kami selesaikan untuk seluruh ASN,” tegasnya.

Akibat pandemi Covid-19 yang melanda Depok, berimbas terhadap kas daerah. Maka, ada berapa ASN dan dewan yang tidak mendapat gaji ke-13.

“Yang tidak dapat (gaji ke-13) wali kota, wakil wali kota, dan seluruh anggota DPRD,” beber mantan Kasatpol PP Kota Depok ini.

Tahun sebelumnya seluruh ASN dan dewan dapat, ada tambahan penghasilan dari APBD juga dapat.

“Tahun lalu diperbolehkan, tapi tahun ini tidak,” tegas Nina.

PT Taspen (Persero) Kota Depok telah melakukan pencairan pensiunan ke-13 bagi para pensiunan di Kota Depok. Branch Manager Taspen Cabang Kota Depok, Ade Nugi Nugroho mengatakan, pencairan pensiunan ke-13 telah mengikuti peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2020, tentang pemberian gaji, pensiunan, atau tunjangan Ketiga Belas kepada ASN, prajurit TNI, anggota Polri, pejabat negara, dan penerima pensiunan atau tunjangan.

“Selaras dengan itu pembayaran pensiun ke-13 kepada penerima pensiun dan penerima tunjangan sedang dilakukan,” ucap Ade kepada Radar Depok (Group Pojoksatu.id).

Mekanisme pemberian pensiunan ke-13 dilakukan berdasarkan perhitungan pensiun pokok, tunjangan keluarga, atau tunjangan penghasilan, dan tidak dikenakan iuran atau potongan lain berdasarkan Undang-Undang, kecuali potongan pajak penghasilan sesuai perundang-undangan dan ditanggung pemerintah.

Diketahui, PT Taspen Kota Depok akan memberikan pensiunan ke-13 kepada pensiunan Kota Depok sebanyak 25.672 orang. Ade mengungkapkan, pemberian pensiunan ke-13 tetap melakukan protokol kesehatan yang diterapkan Taspen Kota Depok.

Dalam pencairan dana, Taspen Depok akan mentransfer uang pensiunan ke-13 ke rekening yang telah ditentukan sebagai penerima pensiunan.

“Pensiunan ke-13 akan di transfer ke rekening pensiunannya,” tutup Ade.

(RD/hmi/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds