15 Karyawan Positif Covid-19, Giant Margo City Ditutup Sementara

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, DEPOK – Semoga ini cepat berlalu. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok, terpaska harus menutup swalayan Giant Margocity, Jumat (14/08/2020). Tindakan tersebut setelah GTPPC Depok menggelar Rapid Test dan uji Swab terhadap 75 karyawan. Hasilnya, 15 karyawan dinyatakan terkonfirmasi positif.

Ketua GTPPC Kota Depok, Mohammad Idris menyebut, berkenaan dengan penemuan kasus Covid-19 di Giant Extra Margocity. Dan merujuk kepada ketentuan Peraturan Walikota Depok Nomor 37 Tahun 2020, sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan Peraturan Walikota Depok Nomor 45 Tahun 2020. Pada hari ini (kemarin), telah dikeluarkan Surat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Nomor 8.02/143/GT/2020, Tanggal 14 Agustus 2020 Perihal Penutupan Sementara Giant Margo City.

“Untuk mencegah penularan kasus Covid-19 mulai 15 Agustus sampai dengan 25 Agustus, Giant Margocity ditutup untuk sementara,” ujar Mohammad Idris kepada Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Jumat (14/08/2020).

Selama penutupan sementara, kata orang nomor satu di Kota Depok ini, harus melaksanakan mitigasi di seluruh area Giant Margocity, lalu pengecekan kesehatan bagi seluruh karyawan, terutama bagi yang belum melakukan swab PCR. Selanjutnya, melakukan isolasi mandiri bagi seluruh karyawan.

“Melaporkan setiap perkembangan penanganan kasus kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok,” tegasnya.

Walikota Depok ini menyampaikan, untuk tempat Swab Test Kota Depok telah memiliki Laboratorium (LABKESDA), yang sudah terakreditasi untuk melaksanakan Swab Test secara mandiri. Demikian pula di RSUD Kota Depok. Untuk memperluas jangkauan pemeriksaan Swab Test, Pemerintah Kota Depok pun telah bekerjasama dengan RS Universitas Indonesia dan RS Brimob.

Selain itu, untuk menghindari kepanikan warga akibat pemberitaan terkait kapasitas rumah sakit di Kota Depok. Dapat diinformasikan hingga saat ini kapasitas rumah sakit di Kota Depok, dalam hal ini tempat tidur untuk perawatan Covid-19 masih tersedia.

“Kasus konfirmasi positif, saat ini selain dirawat di rumah sakit juga ada yang melaksanakan isolasi mandiri. Pemerintah pada semua level beserta rumah sakit swasta, tentunya berupaya untuk memberikan layanan maksimal dalam menangani Covid-19 ini,” beber Idris.

Menambahkan ucapan Idris, Juru Bicara GTPPC Kota Depok, Dadang Wihana menjelaskan, Selasa (11/8) saat rapid tes dan uji Swab terhadap 75 karyawan Giant Margocity harus discreening dahulu. Ternyata yang kontak erat dengan terkonfirmasi positif ada 30 karyawan. Jadi, yang di Swab hanya 30 orang. Nah sisanya 45 karyawan di rapid test. Hasil dari rapid test, didapati 15 karyawan reaktif positif.

“Jadi ada yang di Swab dan di rapid test,” jelasnya.

Sementara, 30 karyawan yang di uji Swab masih menunggu hasil dariBalai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

“15 karyawan yang reaktif kita minta untuk segera Swab PCR,” tegasnya.

Menimpali hal ini, dengan singkat Marcomm Officer Margocity, Sinta Nawang Wulan menuturkan, saat ini management sedang melakukan koordinasi dengan pihak Giant.

“Kami koordinasi,” tandasnya.

(RD/*/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds