Kota Depok Kembali ke Zona Orange Covid-19

Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris.

Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris.


POJOKJABAR.com, DEPOK – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, bergerak cepat seletah dinyatakan zona merah. Berdasarkan data 10 Agustus 2020, status risiko indikator epidemiologi dengan skor indikator epidemiologi Kota Depok yaitu 1.71 (tinggi) menjadi 1.86 (sedang).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok, Mohammad Idris menyebut, informasi status Kota Depok saat ini yang berubah dari zona merah atau risiko tinggi kembali ke status risiko sedang atau zona orange. Perubahan tersebut setelah dilihat dari data 10 Agustus 2020.

Sebelumnya, Kota Depok ditetapkan sebagai wilayah zona merah pada 6 Agustus 2020 lalu karena skor indikator epidemiologi Kota Depok yaitu 1.71 (tinggi). Kemudian fakta berubah status dengan status risiko indikator epidemiologi menjadi 1.86 (sedang).

“Alhamdulillah, status risiko Kota Depok kembali pada zona orange yang didukung dengan berubahnya skor indikator epidemiologi,” ujar Mohammad Idris kepada Harian Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Selasa (11/08/2020).

Kendati demikian, kata Idris, dia mengajak seluruh stakeholder di Kota Depok untuk terus bersama-sama melakukan upaya pencegahan dan penanganan Covid-19. Tentunya agar kondisi ini terus membaik.

Selain itu, pria yang juga menjbat Walikota Depok ini mengingatkan kepada setiap individu untuk terus menerapkan protokol kesehatan, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Depok Nomor 443/376-Huk/GT Tentang Protokol Kesehatan Bagi Warga Setelah Melakukan Aktivitas Perkantoran, Tempat Kerja, dan Aktivitas Lainnya di Luar Rumah. Sebab, imbuhnya, kasus konfirmasi di Kota Depok terbanyak pada kelompok usia produktif.

Demikian pula penerapan protokol kesehatan di tempat kerja, perkantoran dan tempat-tempat umum lainnya atau di keramaian juga tetap harus dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Saya minta seluruh masyarakat untuk saling menjaga satu sama lain demi keselamatan bersama yakni dengan mengenakan masker dan jaga jarak fisik serta terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” jelas Idris.

(RD/hmi/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds