11 Santri di Kota Depok Positif Covid-19

Ilustrasi Covid-19

Ilustrasi Covid-19


POJOKJABAR.com, DEPOK – Virus Corona atau Covid-19 benar-benar jahat. Belum lama masuk ke kluster mal. Terbaru, virus yang menyerang pernapasan ini sudah merangsek masuk ke klaster pondok pesantren (Ponpes). Virus mematikan tersebut sudah merebak di lingkungan Ponpes Al-Hikam, Kelurahan Kukusan, Beji Kota Depok sejak Kamis 30 Juli 2020.

Camat Beji, Anis Fatoni mengungkapkan, Kamis 30 Juli 2020 memang ada rapid test dilingkungan Pondok Pesantren Al-Hikam dan di Kantor Kecamatan Beji, jelang penyembelihan hewan kurban. Sebanyak 140an santri diuji rapid test. Dari hasil tersebut ada lima santri yang terindikasi positif Covid-19.

Sehingga, kata camat, pada pelaksanaan Salat Idul Adha Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok, melarang dilaksanakan di Ponpes Al-Hikam.

“Santri ponpeskan baru masuk semua. Santrinya juga dari luar Depok,” ujarnya kepada Harian Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Selasa (11/08/2020).

Kemudian, lanjut Anis, ada tes Swab PCR lanjutan. Jika ditotal ada 11 santri yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sampai saat ini, 11 santri sudah dilaukan isolasi mandiri di dalam ponpes. Seluruh santri dan pengurus juga dilarang keluar. “Selepas rapid test kami langsung lakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh ponpes,” bebernya.

Saat ini, sambung camat, seluruh santri masih dipantau Gugus Tugas Kecamatan Beji, Kelurahan Kukusan dan Kampung Siaga Covid-19. Semoga santri yang sedang diisolasi bisa semangat dan kembali negatif setelah melewati 14 hari.

“Kami terus memantaunya sampai ada tes lanjutan,” tegas mantan Lurah Meruyung ini.

Sementara, Juru Bicara GTPPC Kota Depok, Dadang Wihana dalam rilisnya menyebut, untuk Ponpes Al-Hikam, pada 2 agustus dilakukan swab tracing kontak erat yang dilakukan GTPPC Depok didukung BBTKLPP Kemenkes terhadap 139 orang. Dan diperoleh enam case positif. Jadi dengan case awal 30 Juli total case menjadi 11.

“ Semua case positif sudah difasilitasi untuk isolasi RS di RS Citra Medika,” terangnya.

Pada saat swab, dilakukan pula proses KIE (penyuluhan ) dan dekontaminasi. Giat ini dilakukan oleh GTPPC Depok didukung Satgas Kampung Siaga Covid (KSC) RW dan Kelurahan Kukusan untuk melakukan dekontaminasi, memantau proses isolasi mandiri kontak erat dan support logistik.

“Saat ini masih dalam pemantauan gugus tugas, camat, lurah, puskesmas dan satgas KSC,” terangnya dalam rilis yang dikirim ke grup whastapp wartawan, kemudian pesan tersebut dihapus tanpa sebab.

(RD/rub/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds