Pencairan Gaji ke-13 ASN Pemkot Depok Tunggu Perwal

Petugas Satpol PP melakukan pemeriksaaan suhu tubuh kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gedung Baleka 2, Balaikota Depok guna penerapan protokol kesehatan.

Petugas Satpol PP melakukan pemeriksaaan suhu tubuh kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gedung Baleka 2, Balaikota Depok guna penerapan protokol kesehatan.


POJOKJABAR.com, DEPOK – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Depok nampaknya masih harus bersabar menunggu pencairan gaji Ke- 13. Musababnya, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok masih menunggu Peraturan Walikota (Perwal) terkait pencairan gaji ke-13.

Terkait hal itu, Kepala BKD Kota Depok, Nina Suzana menuturkan, Pemkot Depok belum melakukan pencairan terkait gaji ke-13 ASN. Tetapi, gaji ke-13 akan segera dicairkan kepada ASN. Karena nantinya Perwal dijadikan sebagai petunjuk pencairan.

“Belum di cairkan karena masih menunggu Perwal, minggu ini diusahakan,” ungkap Nina Suzana kepada Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Senin (10/08/2020).

Nina menjelaskan, apabila pemberian gaji ke-13 dapat dicairkan pada minggu ini, kemungkinan besaran anggarannya mencapai Rp28 miliar. Anggaran tersebut bakal diberikan kepada 6.381 ASN Kota Depok.

Nina mengungkapkan, gaji ke-13 untuk besaran yang diterima akan disesuaikan dengan pemberian gaji ASN pada periode Juni. Ia mengaku terus berusaha agar dapat mencairkan gaji ke-13 bagi ASN pada minggu ini.

“Insha Allah minggu ini diusahakan cair,” terang Nina.

Terpisah, PT Taspen (Persero) Kota Depok telah melakukan pencairan pensiunan ke-13 bagi para pensiunan di Kota Depok. Branch Manager Taspen Cabang Kota Depok, Ade Nugi Nugroho mengatakan, pencairan pensiunan ke-13 telah mengikuti peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2020, tentang pemberian gaji, pensiunan, atau tunjangan Ketiga Belas kepada ASN, prajurit TNI, anggota Polri, pejabat negara, dan penerima pensiunan atau tunjangan.

“Selaras dengan itu pembayaran pensiun ke-13 kepada penerima pensiun dan penerima tunjangan sedang dilakukan,” ucap Ade kepada Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Senin (10/08/2020).

Mekanisme pemberian pensiunan ke-13 dilakukan berdasarkan perhitungan pensiun pokok, tunjangan keluarga, atau tunjangan penghasilan, dan tidak dikenakan iuran atau potongan lain berdasarkan Undang-Undang, kecuali potongan pajak penghasilan sesuai perundang-undangan dan ditanggung pemerintah.

Diketahui, PT Taspen Kota Depok akan memberikan pensiunan ke-13 kepada pensiunan Kota Depok sebanyak 25.672 orang. Ade mengungkapkan, pemberian pensiunan ke-13 tetap melakukan protokol kesehatan yang diterapkan Taspen Kota Depok.

Dalam pencairan dana, Taspen Depok akan mentransfer uang pensiunan ke-13 ke rekening yang telah ditentukan sebagai penerima pensiunan.

“Pensiunan ke-13 akan di transfer ke rekening pensiunannya,” tutup Ade.

(RD/dic/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds