Anggaran Dua Jembatan dan Perbaikan Jalan Grand Depok City Capai Rp33,5 Miliar

Pekerja beraktifitas di proyek perbaikan jalan dan jembatan di kawasan Jalan Boulevard Rayam Grand Depok City, Kecamatan Cilodong, Senin (3/8/2020).

Pekerja beraktifitas di proyek perbaikan jalan dan jembatan di kawasan Jalan Boulevard Rayam Grand Depok City, Kecamatan Cilodong, Senin (3/8/2020).


POJOKJABAR.com, DEPOK – Jangan heran jika melintasi Jalan Raya Boulevard Grand Depok City (GDC) Kecamatan Cilodong, sebagian diberlakukan contra flow. Keladinya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok sedang memperbaiki dua jembatan dan sebagian jalan penghubung ke rumah Walikota Depok, Mohammad Idris.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Dadan Rustandi mengatakan, DPUPR sedang memperbaiki Jalan Raya Boulevard GDC dan dua jembatan di sekitar lokasi tersebut. Menurutnya, pengerjaan dua jembatan di jalan tengah proses pengerjaan.

“Ada tiga titik pengerjaan dua jembatan dan satu Jalan Boulevard GDC,” ujar Dadan Rustandi kepada Harian Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Senin (03/08/2020).

Dadan menjelaskan, perbaikan Jalan Raya Boulevard GDC menggunakan anggaran sebesar Rp22,5 miliar, berasal dari APBD Kota Depok. Anggaran tersebut hanya diperuntukan untuk perbaikan Jalan Boulevard GDC, mulai kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok menuju Pasar Pucung.

Sementara, pengerjaan dua jembatan mencapai sekitar Rp11 miliar dengan perincian pada jembatan pertama sebesar Rp6,5 miliar. Dan jembatan yang kedua mencapai Rp4,7 Miliar. Lokasi yang tengah dilakukan pengerjaan merupakan tanggung jawab Pemerintah Kota Depok.

Dikarenakan aset di lokasi masuk dalam aset Kota Depok. Jalan dari depan kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, menuju Jalan Raya Citayam masih dimiliki pengembang GDC.

“Anggaran perbaikan jalan hanya digunakan untuk perbaikan jalan jalur cepat,” terangnya.

Dari penelusuran Radar Depok, perbaikan Jalan Raya Boulevard GDC yang dilakukan Pemerintah Kota Depok melalui DPUPR Kota Depok, menggunakan anggaran sebesar Rp22.567.077.280. Angka anggaran tersebut terpasang di papan proyek di sekitar lokasi pengerjaan.

Pada papan tersebut terlihat waktu pelaksanaan pekerjaan hingga 120 hari kalender, mulai 1 Juli hingga 28 Oktober 2020. PT Anggadita Teguh Putra sebagai kontraktor pelaksana dan PT. Azevedopratama Consultants menjadi Konsultan atau supervisi.

Sementara itu, salah seorang warga pengguna jalan tersebut, Rizal mengaku, merasa kurang nyaman. Namun, dia mengakui harus bersabar saat melintas dikarenakan Jalan Boulevard GDC dilakukan perbaikan untuk kepentingan bersama.

“Sabar saja apalagi akses jalan di tutup dan menggunakan jalan yang sebelah dengan dilakukan penyekatan,” ujar Rizal.

Rizal mengungkapkan, adanya penyekatan membuat jalan yang digunakan terbilang sempit. Selain itu, kecepatan laju kendaraan harus berkurangan di karenakan di sepanjang jalan tersebut menghubungkan dengan jalan akses perumahan dan perkantoran.

Rizal berharap, pengerjaan jalan tersebut dapat segera selesai dan jalan yang diperbaiki memiliki kualitas yang baik. Dia tidak ingin, anggaran pengerjaan yang menggunakan uang rakyat tak dapat bertahan lama. Karena kualitas pengerjaan yang kurang baik.

“Pemerintah harus melakukan pengontrolan pelaksanaan pengerjaan jangan sampai jalan yang baru diperbaiki rusak kembali,” tutup Rizal.

(RD/dic/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds