Buru Pelaku Penculikan Anak di Depok, Tim Jaguar-Rainmas Diterjunkan

Ilustrasi Penculikan.

Ilustrasi Penculikan.


POJOKJABAR.com, DEPOK – Teror penculikan anak yang beberapa pekan ini menusuk-nusuk Kota Depok, jadi perhatian Polrestro Depok. Apalagi, selain peristiwa delapan anak yang sempat diculik dan seorang anak di Kampung Serab Kecamatan Sukmajaya.

Terbaru, anak berusia dua tahun di dekat RSUD Depok sempat ingin dibawa kabur. Kepada Harian Radar Depok, UT menjelaskan, belum lama juga ada kejadian dekat RSUD Depok ada yang ingin membawa lari balita berusia 2 tahun. Pelaku menggunakan masker dan membawa saputangan. Tapi, karena ramai pemuda di lokasi sedang bermain sepeda. Akhirnya anak tersebut dilepaskan pelaku.

“Karena ramai pelaku diteriaki dan dikejar sama pemuda. Tapi tak ketangkep,” jelasnya singkat.

Menimpali hal ini, Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah mengaku, telah mengerahkan seluruh kekuatan personel yang dimilikinya, untuk memburu pelaku dugaan teror penculikan anak yang akhir-akhir ini terjadi di Kota Depok.

“Kemudian kami juga ada penambahan patroli, kita juga sudah konsisten, kita turunkan seluruh tim termasuk Jaguar dan Rainmas, untuk meningkatkan patroli, khususnya di beberapa wilayah yang kami anggap rawan,” ungkapnya kepada Harian Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Kamis (09/07/2020).

Ketika disinggung soal dugaan kasus percobaan penculikan yang kemarin terjadi di wilayah Kecamatan Sukmajaya. Azis mengaku, telah menginstruksikan kapolsek setempat untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta menggali keterangan dari saksi maupun korban.

“Ya informasi baru kami dapatkan dan langsung saya perintahkan kapolsek untuk datangi TKP dan datangi korban. Pengakuan sementara tak jauh berbeda dengan yang ada di medsos, katanya disekap, tapi karena teman-teman korban berteriak akhirnya pelaku gagal melancarkan aksinya,” jelasnya.

Namun sekali lagi, kata Azis, kasus ini masih harus di dalami untuk memastikan motifnya.

“Apakah ini penculikan atau ada motif lain. Tapi apapun itu kita harus melindungi anak-anak di sekitar kita. Jadi kasus ini masih kami dalami, dan menunggu hasil investigasi di lapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut Azis mengatakan, dari keterangan korban maupun beberapa saksi, diduga pelaku yang kali ini berkasi di kawasan Kampung Serab, Kecamatan Sukmajaya berbeda dengan pelaku yang membawa delapan anak di Pasar Agung, beberapa waktu lalu.

“Pelaku ini agak berbeda dengan sebelumnya, yang jelas saat ini kami sedang melakukan pengejaran,” katanya.

Azis menambahkan, selain mengejar pelaku yang diduga sempat membawa lari anak-anak, pihaknya juga kian gencar memberikan imbauan dan sosialisi pada masyarakat untuk mencegah adanya kasus serupa.

“Orangtua harus mngawasi atau tidak membiarkan anaknya tanpa pengawsan yang cukup dan beri edukasi pada anak-anak agar jangan mudah terpancing dengan iming-iming dari orang yang tidak dikenal,” tandasnya.

Seperti diketahui, kasus dugaan penculikan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi di Depok, Jawa Barat. Namun beruntung, korban selamat meski sempat dibekap menggunakan tisu yang diyakini mengandung obat bius.

(RD/jun/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds