Selama Dua Minggu, Tarif Jalan Tol Desari II Gratis

Jalan Tol Depok-Antasari atau Desari seksi II. Ist

Jalan Tol Depok-Antasari atau Desari seksi II. Ist


POJOKJABAR.com, DEPOK – Jalan Tol Depok-Antasari atau Desari seksi II, resmi dibuka pada Jumat (3/7/2020) sore. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit, ketika dikonfirmasi wartawan. Danang menuturkan, untuk sementara Tol Desari seksi II tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis.

“Dioperasikan tanpa tarif, sambil menunggu SK penarifan diproses,” ujarnya, Jumat (3/7/2020).

Danang mengatakan, biaya gratis ini akan berlangsung selama dua pekan ke depan. Setelah dua pekan berjalan, akan ada sosialisasi tarif untuk masyarakat luas.

“Harapan kami semakin cepat semakin baik, Setelah itu juga ada sosialisasi tarif juga selama dua pekan setelah memperoleh SK,” tuturnya.

Direktur Utama PT Citra Waspphutowa, Jusuf Hamka mengatakan jalan tol Desari Seksi II dalam dua pekan bisa dilalui tanpa dikenakan biaya alias gratis.

“Yes, sekarang ini per detik ini juga (kendaraan) sudah bisa lewat, sudah dibuka dari sana juga semua dibuka,” ucap dia di Gerbang Tol (GT) Sawangan, Depok, Jumat (3/7/2020).

Dia pun berharap, pembukaan Tol Desari Seksi 2 ini akan mempermudah gerak warga Depok dan sekitarnya serta mengurai kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Raya Sawangan.

Secara keseluruhan, Jalan Tol Desari memiliki panjang total 21,6 km yang terbagi atas tiga seksi. Yakni Seksi 1 Antasari-Brigif sepanjang 5,8 km yang telah beroperasi September 2018. Lalu, Seksi 2 Brigif-Sawangan sepanjang 6,3 km, dan Seksi 3 Sawangan-Bojong Gede sepanjang 9,5 km.

Tol Desari juga akan terkoneksi dengan Tol Bogor Ring Road-Ciawi, dengan penambahan lingkup sepanjang 6,5 km untuk ruas Bojong Gede-Salabenda. Pengusahaan Jalan Tol Desari dilaksanakan oleh VMBP melalui anak usaha PT Citra Waspphutowa, serta PT Waskita Toll Road dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

Jusuf mengatakan, Tol Desari Seksi 2 akan dibebaskan tarif selama dua pekan sebagai bentuk sosialisasi akan keberadaan jalan bebas hambatan baru tersebut. Saat ditanya soal bocoran tarif, dia masih menolak mengungkapkan sembari berkata bahwa ketentuan tersebut merupakan hak pemerintah, dalam hal ini Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR.

“Nantikan BUJT (badan usaha jalan tol) meminta kepada pemerintah, pemerintah yang menentukan bukan kita,” ucap dia.

Sebagai perbandingan, Tol Desari Seksi I Antasari-Brigif yang sudah beroperasi lebih dulu, dengan panjang 5,8 km memberlakukan tarif untuk kendaraan golongan I Rp7.500. Sementara golongan II dan III tarifnya sama yakni Rp11.500. Lalu pengenaan biaya untuk kendaraan golongan IV dan V tarifnya sama, yakni Rp15.000. Pemberlakuan tarif ini berdasarkan Keputusan Menteri PUPR Nomor 895/KPTD/M/2018.

(RD/gun/net/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds