Penumpang KRL Commuter Line Mulai Tertib

Sejumlah pengguna KRL Commuter Line berada di pintu keluar Stasiun Depok Lama, Kecamatan Pancoranmas, beberapa waktu lalu.

Sejumlah pengguna KRL Commuter Line berada di pintu keluar Stasiun Depok Lama, Kecamatan Pancoranmas, beberapa waktu lalu.


POJOKJABAR.com, DEPOK – Kekhawatiran adanya penumpukan penumpang KRL Commuter Line pada jam sibuk ternyata tidak terjadi, Senin (29/6/2020). Salah satunya terlihat di Stasiun Depok Lama, sekitar pukul 06.00 wib.

Meski tidak padat, antrean sesuai social distancing hanya terjadi di pintu masuk stasiun dan peron. Selain itu petugas dilengkapi thermometer tembak memeriksa setiap penumpang, jika suhu melewati batas normal maka langsung diminta kembali.

Hal serupa terjadi di Stasiun Depok Baru. Penumpang di stasiun tersebut pada jam sibuk di pagi hari tidak begitu ramai. Namun tanda pembatas posisi penumpang masih banyak dilanggar. Diketahui, setiap gerbong hanya dibolehkan ditempati 70 penumpang.

“Saya masih pakai kereta, karena murah, kalau pakai motor juga macet di tanjung barat, karena sedang ada pembangunan fly over,” ucap warga Cipayung, Dwi Surya.

Dia mengatakan kondisi lengang terjadi karena banyak warga yang mulai beralih ke transportasi lain. Selain itu perkantoran di Jakarta juga menerapkan sistem kerja baru.

“Yang kerjakan gantian, sehari masuk, sehari libur,” kata Dwi.

Hal senada disampaikan warga Pancoranmas, Kartika. Menurutnya keberadaan Covid-19 penumpang kereta malah bisa lebih teratur. Antrean saat masuk kereta tidak berdesak-desakan, karena arah jalur penumpang sudah digambarkan dengan jelas.

“Kemarin sih sempat desak-desakan, tapi sekarang lebih teratur. Jika ini bisa terus diterapkan kualitas kereta api di Indonesia bisa menjadi lebih baik,” singkat Kartika.

Loading...

loading...

Feeds