Keberangkatan Ditunda, Delapan Calhaj Kota Depok Refund Biaya Haji

ilustrasi

ilustrasi


POJOKJABAR.com, DEPOK – Pascaditundanya pemberangkatan ibadah haji tahun 2020, ada delapan jamaah calon haji (Calhaj) Kota Depok, memohon pengembalian (refund) uang pelunasan ibadah haji, sebesar Rp11 juta.

Kepala Kementerian Agama Kota Depok, Asnawi menuturkan, mayoritas Calhaj tidak mengambil uang pelunasan biaya haji, meski pemberangkatan ditunda. Alasan jamaah yang tidak me-refund uang pelunasan, karena tidak ingin pusing untuk menunggu keberangkatan tahun depan.

“Secara otomatis mereka akan berangkat tahun depan jika kondisi sudah normal, yang mengambil refund juga berangkat dengan tetap melunasi kembali,” kata Asnawi kepada Radar Depok (Group Pojoksatu.id).

Senada, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Depok, Hasan Basri menambahkan, nantinya para jamaah akan dijadwal ulang untuk melakukan manasik haji, karena saat ini jamaah hanya melakukan manasik secara virtual.

“Nanti kegiatan pra haji akan dilaksanakan secara ulang, karena pembelajaran secara virtual dianggap kurang efektif,” kata Asnawi kepada Radar Depok (Group Pojoksatu.id).

Diketahui, kuota jamaah Calhaj tahun 2020 menurutnya masih sama dengan tahun sebelumnya, yaitu 1.708 jiwa. Hingga saat ini terdapat 26.700 jamaah calon haji asal Kota Depok yang sudah mendaftar.

“Ya daftar tunggu haji Depok 17 tahun. Sampai sekarang sudah ada 26.700 calhaj yang mendaftar,” ungkap Hasan.

Besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1441 Hijriah/2020 masih sama, yaitu Rp35,2 juta. Angka tersebut tak berubah dari besaran BPIH tahun lalu.

(RD/rub/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds