Meninggal PDP Corona di Kota Depok 115 Jiwa

Ilustrasi virus corona

Ilustrasi virus corona


POJOKJABAR.com, DEPOK – Penanganan Virus Corona atau Covid-19 terus dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok. Minggu (28/6/2020), perkembangan kasus Covid-19 Kota Depok, kembali menunjukan penambahan pasien postif dan sembuh yang diterima Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, penambahan kasus konfirmasi positif kembali bertambah. Kali ini sebanyak tiga kasus diterima Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok. Penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok.

“Ditindaklanjuti dengan Swab di Labkesda dan PCR di Laboratorium RS UI sebanyak tiga kasus,” ujar Mohammad Idris kepada Radar Depok (Group Pojoksatu.id).

Adapun kasus konfirmasi yang sembuh, lanju Idris, bertambah satu orang menjadi 499 orang atau 65,92 persen, dari seluruh kasus konfirmasi positif di Kota Depok. Untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) yang selesai pemantauan bertambah 16 orang dan Orang Dalam Pemntauan (ODP) dua orang, sedangkan Pasien Dalam Pengawsan (PDP) yang selesai pengawasan bertambah dua orang.

Idris mengungkapkan, PDP yang meninggal saat ini berjumlah 115 orang, tidak terdapat penambahan dibanding hari sebelumnya. Mohammad Idris mengingatkan, status PDP tersebut merupakan pasien yang dapat dinyatakan positif maupun negatif. Penentuan hasil PDP yang meninggal harus menunggu hasil PCR.

“Datanya hanya dikeluarkan dari Public Health Emergency Operating Center Kemenkes RI,” tutup Idris.

Sementara, dalam 24 jam terakhir, Minggu (28/6). Jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh bertambah drastis sebanyak 1.027 di Indonesia. Sehingga totalnya sudah 22.939 pasien dinyatakan sembuh dari infeksi virus Korona. Hasil itu didapat ketika pasien sudah dua kali dinyatakan negatif berdasar tes Swab spesimennya.

Namun, angka kasus baru positif Covid-19 juga masih bertambah. Dari 17.230, didapatkan hasil positif sebanyak 1.198 kasus baru. Sehingga totalnya menjadi 54.010 kasus positif Covid-19.

“Mari pahami bersama, penambahan kasus menggambarkan disiplin kepatuhan masih belum dilaksanakan dengan baik. Masih ada orang yang sakit terkonfirmasi positif tapi tak melakukan isolasi diri dengan baik. Masih ada kontak tracing dari pasien yang dirawat belum diperiksa labnya. Belum diisolasi dengan baik. Juga masih banyak orang yang belum pakai masker,” kata Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto, Minggu (28/6).

Data pasien sembuh paling banyak disumbang oleh provinsi Papua. Dalam 24 jam terakhir, ada 335 pasien sembuh di Papua. Sementara itu, ada 9 provinsi melaporkan tanpa kasus.

“Beberapa kasus sembuh signifikan yakni Papua. Ada tambahan 26 kasus baru, dan 335 sembuh,” jelas Yurianto.

Sedangkan provinsi lain dengan sebaran pasien sembuh lebih banyak dibanding kasus positif di antaranya Maluku, Banten, Riau,Kalimantan Barat, dan Lampung. Sementara itu, kasus kematian bertambah 34 jiwa dan totalnya menjadi 2.755 kasus kematian. Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 14.712 dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) 47.658 orang.

Sebaran kasus positif tertinggi berada di 5 provinsi. Yaitu Jawa Timur 330 kasus baru dan 101 sembuh. Sulawesi Selatan 192 kasus baru dan 60 sembuh. Jawa Tengah 188 kasus baru dan 14 sembuh. DKI Jakarta 125 kasus baru dan 255 sembuh. Kalimantan Selatan 73 kasus baru dan 80 sembuh.

(RD/dic/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds