Walikota Depok Blusukan ke Terminal Jatijajar

Walikota Depok Mohammad Idris meninjau pelaksanaan Rapid Test drive thru di kawasan Terminal Jatijajar, Kecamatan Tapos, Rabu (27/5/2020).

Walikota Depok Mohammad Idris meninjau pelaksanaan Rapid Test drive thru di kawasan Terminal Jatijajar, Kecamatan Tapos, Rabu (27/5/2020).


POJOKJABAR.com, DEPOK – Pesebaran wabah Virus Corona alias Covid-19 terus dideteksi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Rabu (27/5/2020). Bersama dengan Halodoc dan Rumah Sakit Mitra Keluarga, sejumlah pengendara yang melintas di depan pintu keluar Terminal Jatijajar, Kecamatan Tapos tak luput di rapid test.

”Rapid test ini salah satu rangkaian dari rapid test massal di tempat publik yang sudah dilakukan di beberapa titik belakangan ini. Tujuannya untuk menyisir penyebaran Covid-19 di Kota Depok,” kata Walikota Depok, Mohammad Idris kepada Harian Radar Depok (Group Pojoksatu.id), di lokasi.

Rapid test, kata Idris, secara keseluruhan menargetkan sebanyak 13.000 orang di tempat publik. Target tahap pertama 5.000 orang sudah terealisasi 90 persen dilakukan rapid test.

Menurutnya sejauh ini kuota rapid test ditempat publik sudah hampir 5.000 orang dengan rata-rata 30 persen-nya hasil reaktif. Misalnya, dari 3 orang rapid test reaktif dari satu tempat publik, itu rata-rata 1 orang hasil swab PCR nya positif terkonfirmasi Covid-19.

”Sehingga terjadi peningkatan terus hingga 535 terkonfirmasi positif di Kota Depok saat ini. Tapi Alhamdulilah diimbangi juga dengan yang sembuh bertambah banyak,” katanya.

Seperti diketahui, data per Rabu 27 Mei 2020, terkonfirmasi positif 544 orang, sembuh 179, meninggal dunia 24. OTG 1.670 orang, selesai pemantauan 763, masih dalam pemantauan 907. ODP 3.733 orang, selesai pemantauan 2.187 orang, masih dalam pemantauan 1.546 orang. PDP 1.426 orang, selesai pengawasan 776, masih dalam pengawasan 650 orang. PDP yang meninggal dunia 73 orang.

(RD/rub/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds