Dirut RSUD Kota Depok Ungkap Hal Penting Soal Nakes Tertular Covid-19

Suasana ruang pelayanan RSUD Kota Depok, tampak sepi, Jumat (22/5). /Foto: RD

Suasana ruang pelayanan RSUD Kota Depok, tampak sepi, Jumat (22/5). /Foto: RD


POJOKJABAR.com, DEPOK– Jumlah tenaga medis yang positif tertulari virus corona bukan sebanyak 15 orang.

Demikian dikatakan Dirut RSUD Kota Depok, Devi Mayori.

Devi menyebutkan, jumlah tenaga medis yang menjadi korban corona di RSUD Kota Depok lebih banyak dari itu, yakni ada 27 tenaga medis.

“Sebanyak 27 tenaga kesehatan terpapar virus corona (Covid-19),” ucap Devi kepada Radar Depok (Pojokjabar.com group), Jumat (22/5).

Devi menjelaskan, pada awalnya sebanyak 12 tenaga kesehatan terpapar virus corona.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya melakukan swab kepada tenaga kesehatan dan menjalankan isolasi mandiri baik di rumah sakit maupun di rumah.

Umumnya tenaga kesehatan yang terpapar bertugas di Poli, sehingga RUSD Kota Depok, menutup sementara pelayanan poli.

Devi Mayori mengungkapkan, tenaga kesehatan terpapar Covid-19 di bagian poli dan di pelayanan lain, diperkirakan dari pasien berstatus Orang Tanpa Gangguan (OTG).

Selain itu, pihaknya telah melakukan tracing kepada sejumlah tenaga kesehatan yang terpapar, baik antartenaga kesehatan hingga keluarga dan telah dilaporkan ke tim gugus tugas.

“Rencananya keluarga tenaga kesehatan dilakukan rapid tes dan dilanjutkan dengan swab,” tutup Devi Mayori.

(RD/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds