Antisipasi KBM di Rumah Hingga Akhir Tahun, Disdik Kota Depok Garap PPDB Online

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi


POJOKJABAR.com, DEPOK – Pandemi wabah virus corona (Covid-9) di Indonesia yang belum bisa ditentukan kapan segera berakhirnya, membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyiapkan skenario Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dari rumah hingga akhir tahun 2020.

Hal tersebut sebagai langkah preventif, andai wabah Covid-19 masih belum berakhir di Indonesia hingga akhir tahun ini. Namun, seandainya KBM di rumah diperpanjang hingga akhir tahun, maka harus ada penyesuaian kembali berkenaan dengan tahun ajaran baru. Salah satunya terkait proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin menyebutkan, PPDB di Kota Depok tahun 2020 rencananya semua akan dilaksanakan secara online.

“PPDB rencana semua online, draf SK walikota sudah di bagian hukum,” ungkap Thamrin kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Selasa (28/04/2020).

Selain itu lanjut Thamrin, pihaknya juga sudah menyiapkan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak-juknis) PPDB Online. Namun, hingga saat ini sedang dibahas terlebih dahulu bersama bagian hukum Pemkot Depok.

“Sudah (juklak-juknis, red), tinggal kami ajukan untuk ditandatangani pak walikota. Sedang dibahas dulu dengan bagian hukum, kalau sudah disetujui akan kami bawa ke pak walikota,” tegas Thamrin.

Sementara itu, untuk masa belajar di rumah di Kota Depok telah diperpanjang sampai dengan 30 Mei 2020. Thamrin menilai, belajar dari rumah melalui pembelajaran jarak jauh atau daring dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tanpa terbebani tuntutan untuk menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan.

“Setiap satuan pendidikan selama kegiatan belajar di rumah dan bekerja di rumah, hak dan kewajiban kepala sekolah, guru dan orang tua harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” tuturnya.

(RD/gun/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds

Rektor IPB Arif Satria dirawat di RS EMC Sentul Bogor

Rektor IPB Positif Covid-19 Lagi

Rektor institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria, terkonfirmasi positif Covid-19 kedua kalinya, usai sempat positif pada September 2020.