Waspada Penipuan Belanja Online di Tengah Wabah Virus Corona

Pembeli saat mencari produk jenis masker disalah satu aplikasi jual beli online. (ist)

Pembeli saat mencari produk jenis masker disalah satu aplikasi jual beli online. (ist)


POJOKJABAR.com, DEPOK – Dalam situasi musibah menyebarnya virus corona (Covid-19) kita tentu harus berhati-hati dan waspada saat melakukan belanja secara online alias daring.

Untuk mencegah penipuan belanja online, Polres Metro Depok mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam berbelanja online.

Kasubag Humas Polresta Metro Depok, AKP Firdaus mengatakan, di tengah penyebaran korona masyarakat lebih selektif dalam berbelanja online. Salah satunya dalam membeli masker maupun hand sanitizer yang banyak di cari masyarakat.

Tidak menutup kemungkinan, pelaku kejahatan melalui belanja online, sengaja memanfaatkan musibah korona untuk aksi kejahatan.

“Tindak kejahatan diperkirakan akan memanfaatkan situasi saat ini, misalnya penipuan melalui belanja online. Maka waspadalah,” ujar Firdaus kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group).

Firdaus menerangkan, untuk menghindari penipuan belanja online, masyarakat dapat berbelanja online dengan selektif memilih penjual, seperti melalui medsos online dengan melihat jumlah followers. Hal itu dapat menjadi kuncian masyarakat, guna mengetahui keabsahan dan keaslian akun yang menjual produk melalui online.

Selain itu, lanjut Firdaus, masyarakat dapat membeli melalui Marketplace yang sudah ternama di Indonesia. Hal itu dikarenakan uang masyarakat yang sudah ditransfer tidak langsung terjual, namun di pihak ketiga. Apabila barang telah sampai di masyarakat, uang tersebut akan diserahkan pihak ketiga kepada penjual.

“Jangan sampai tertipu dengan belanja online yang dapat merugikan masyarakat,” terang Firdaus.

Salah seorang warga Kelurahan Sawangan Baru, Ali Budi Winarto menuturkan, kerap menggunakan media online untuk berbelanja kebutuhan selama adanya musibah korona. Bahkan, dia menemukan beberapa situs akun diduga bukan akun asli. Hal itu dapat di lihat dari foto produk yang dipasarkan memiliki kesamaan dengan akun lainnya.

Ali Budi Winarto mengajak kepada masyarakat, untuk tidak tertipu dalam berbelanja online. Masyarakat yang ingin berbelanja online, dapat melihat secara keseluruhan produk yang dipasarkan, mulai dari foto, tulisan pemasaran produk, hingga akun yang digunakan.

Apabila terjadi keanehan terhadap produk yang dipasarkan maupun akun penjual, masyarakat sebaiknya menghindari pembelian produk tersebut.

“Jangan sampai masyarakat rugi karena pembelian online,” tutup Ali.

(RD/dic/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds