Satpol PP Kota Depok Patroli Cegah Virus Corona

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tapos sedang bersiap berpatroli sambil memberikan imbauan kepada masyarakat.

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tapos sedang bersiap berpatroli sambil memberikan imbauan kepada masyarakat.


POJOKJABAR.com, DEPOK – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar patroli, sekaligus menyampaikan imbauan self distancing kepada masyarakat, untuk mencegah penyebaran virus Corona. Giat tersebut dilakukan dengan mengelilingi Kota Depok menggunakan mobil disertai pengeras suara, agar semua warga mendengar ada imbauan.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny mengatakan, imbauan tersebut agar masyarakat sementara tidak berkumpul atau berkerumun di area publik, untuk memperkecil risiko penularan Korona.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai tindaklanjut arahan Walikota Depok, agar masyarakat berdiam diri di rumah. Tidak keluar sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus Corona,” tutur Lienda, Minggu (22/3/2020).

Lienda menuturkan, informasi yang disampaikan di antaranya agar mengurangi aktivitas dalam kerumunan massa, berada di rumah jika tidak ada kepentingan mendesak, dan anak sekolah yang diliburkan tidak berpergian ke pasar, mal, atau tempat kerumunan lainnya.

Kemudian juga disampaikan untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer.
“Imbauannya sama seperti yang diarahkan pemerintah pusat dalam rangka mencegah penyebaran Korona,” bebernya.

Lienda menambahkan, dalam kegiatan tersebut, pihaknya melibatkan tujuh tim Satgas Satpol PP. Seluruhnya berkeliling ke setiap kecamatan di Depok berdasarkan pembagian wilayah kerjanya.

“Semua tim bergerak memberi imbauan sampai ke pelosok Kota Depok,” ucapnya.

Terpisah, salah satu petugas Satpol PP di Kecamatan Tapos, Roni mengaku, setelah dilakukan imbauan warga menaatinya. Terbukti dalam patroli yang mereka lakukan tidak ada lagi warga yang berkerumun di satu tempat.

“Alhamdulillah warga Tapos cukup taat, tidak ada lagi yang nongkrong di pinggir jalan,” tuturnya.

Dia menambahkan, jika nantinya didapati adanya kerumunan warga, pihaknya akan meberikan imbauan agar kerumunan tersebut membubarkan diri.

“Kalau memang kerumunan itu sifatnya tidak mendesak atau hanya sekedar nongkrong pasti akan kami bubarkan,” tutupnya.

(RD/dra/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds

Lapas-Cianjur

120 Napi di Lapas Cianjur Bebas

Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) menyatakan telah mengeluarkan dan membebaskan 5.556 narapidana seluruh Indonesia sebagai bentuk