Dinkes Kota Depok: Investigasi Kematian Mega Muslim Butuh Waktu

ilustrasi demam berdarah

ilustrasi demam berdarah


POJOKJABAR.com, DEPOK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok belum dapat memastikan penyebab kematian Mega Muslim warga RW9 Kelurahan Duren Seribu, Bojongsari beberapa waktu lalu. Padahal, keluarga korban menduga kuat Mega meninggal karena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Kota Depok, Umi Zakiya mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian korban karena belum ada data yang menyebutkan penyebabnya.

“ Untuk kasus ini, sebab kematiannya belum ada di tulis di surat kematian,” kata Umi, kepada Harian Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Rabu (05/02/2020).

Dia mengungkapkan, pihaknya juga sudah melakukan wawancara dengan keluarga korban dan dari hasil wawancara tersebut menyebutkan, kematian korban kemungkinan dikarenakan sebab lain.

“ Penurunan trombosit bisa disebabkan penyakit lain, sehingga kami harus konfirmasi ke dokter spesialis,” tuturnya.

Dia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan investigasi terkait penyebab kematian korban. Hanya saja, proses investigasi ini akan memakan waktu yang cukup panjang.

“ Butuh waktu untuk melakukan investigasi. Karena Rumah Sakit (RS) yang merawat korban ada yang di Bogor dan Jakarta. Jadi harus mengikuti prosedur dulu,” bebernya.

Dia menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan pemantauan lingkungan di rumah korban untuk melihat potensi nyamuk di sana. “Pemantauan sudah dilakukan Puskesmas dan kader,” terangnya.

Terpisah, Paman almarhum Mega Muslim, Hendra menyebut, kematian keponakannya biar saja Dinkes investigasi. Hasilnya, apapun tetap saja tidak bisa mengembalikan keponakannya.

“Silahkan saja investigasi,” singkatnya.

(RD/dra/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds