Persikad Kota Depok Targetkan Liga Tiga Nasional

CEO Persikad 99, A Handiyana bersama Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, dan Anggota DPRD Kota Depok, Babai Suhaimi berfoto bersama ketika menyaksikan laga Semifinal Persikad Cup 1, di Lapangan Porkas Jaya.

CEO Persikad 99, A Handiyana bersama Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, dan Anggota DPRD Kota Depok, Babai Suhaimi berfoto bersama ketika menyaksikan laga Semifinal Persikad Cup 1, di Lapangan Porkas Jaya.


POJOKJABAR.com, DEPOK – Gelaran Persikad Cup 1 sudah memasuki babak Semifinal. CEO Persikad 99, A Handiyana menegaskan akan terus mengembangkan Persikad. Karena target tahun depan harus lolos dari Liga III Regional menuju Liga III Nasional.

Handiyana mengatakan, meski tanpa Dicoretdukungan pemerintah ia optimis bisa mendapatkan bibit pesepak bola terbaik dari Kota Depok.

“Kami selalu optimis ada bibit pesepak bola handal dari Depok. Maka kami harap manajemen dan pemain mampu bekerja keras membesarkan nama klub,” tutur Handiyana kepada Radar Depok (Group Pojoksatu.id).

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo (HTA) menilai, gelaran Persikad Cup 1 dengan lapangan yang berpindah-pindah merupakan bukti tidak adanya dukungan pemerintah.

“Saya menyayangkan hal itu. Katanya mau mendukung sepak bola Depok, tapi hanya wacana,” ungkap pria yang biasa disapa HTA kepada Radar Depok (Group Pojoksatu.id).

HTA mengatakan, pemerintah harusnya malu karena Persikad mampu berjalan sendiri.

“Sikap tersebut harus dievaluasi. Saya tidak segan bakal menegur pemerintah karena sikap apatisnya terhadap sepak bola,” tutur politisi PDI Perjuangan ini.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Depok dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Babai Suhaimi menilai, perkembangan sepak bola di Kota Depok patut diapresiasi. Karena telah menghibur dan mampu memotivasi pemain lain guna memperbaiki diri menjadi yang terbaik.

“Persikad Cup harus dikemas dengan baik, sebagai sarana pencarian bakat bagi pesepakbola muda di kota Depok,” harap Babai.

Kedepan lanjut Babai, jangan sampai ada lagi diskriminasi sehingga memberikan kemudahan bagi penggiat sepak bola di Kota Depok.

(RD/rub/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds