Tahun Ini, Anggaran Pendidikan Kota Depok Naik 4,4 Persen

Ilustrasi.

Ilustrasi.


Ia berharap, siswa tidak mampu baik di sekolah negeri atau pun swasta tidak terbebani lagi dengan biaya-biaya. Sehingga baik di madrasah atau di sekolah umum semua dibantu APBD.

“Tentu kategorinya harus valid datanya. Kita bekerjasama dengan Dinsos terhadap verifikasi data siswa miskin ini, jadi tidak sembarangan. Jangan sampai dana ini disalahgunakan oleh oknum di sekolah,” tegas Thamrin.

Sementara itu, guru yang sudah sertifikasi di Kota Depok mencapai 2.000 guru. Menurut Thamrin, nilai sertifikasi ini untuk guru PNS/ASN disatukan satu kali gaji pokok.

“Memang bervariasi, ada yang Rp3 juta, ada juga yang Rp3,5 juta, tergantung masa kerja gaji pokok atau ASN guru tersebut,” kata Thamrin.

Selain itu guru di Kota Depok yang akan pensiun rata-rata di atas 200 orang guru per tahun. Diketahui, tahun ini ada 220 orang guru yang pensiun, namun penambahannya tidak signifikan.

Di sisi lain ia berharap, anggaran dari APBD dan APBN yang sudah dialokasikan cukup besar ini diharapkan satuan pendidikan di Kota Depok melaksanakan pendidikan dan pengajaran yang sebaik-baiknya sesuai ketentuan yang berlaku, jangan sampai disalahgunakan.

Terdapat delapan standar untuk peningkatan pendidikan, di antaranya standar kelulusan, isi, sarana prasarana, pembiayaan, tenaga pendidikan, dan standar lainnya telah dialokasikan dananya.

“Jangan sampai dana yang sudah diterima ini banyak dititik beratkan kepada salah satu standar delapan tadi. Delapan standar ini dilakukan secara merata,” pungkasnya.

(RD/gun/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds