Tahun Ini, Anggaran Pendidikan Kota Depok Naik 4,4 Persen

Ilustrasi.

Ilustrasi.


POJOKJABAR.com, DEPOK – Anggaran pendidikan Kota Depok di tahun 2020 mengalami kenaikan sebesar 4,4 persen. Hal itu disampaikan Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, T Farida Rachmayanti. Anggaran tersebut dialokasikan ke beberapa item, di antaranya untuk pembayaran gaji guru dan tunjangan sertifikasi.

Namun, Farida berharap alokasi untuk pembayaran gaji dan tunjangan sertifikasi dapat menghadirkan kesejahteraan bagi para guru. Sehingga dapat menjalankan tugas dan perannya secara optimal.

“Dari tahun sebelumnya, untuk anggaran pendidikan ada kenaikan 4,4 persen,” ungkap Farida kepada Radar Depok (Group Pojoksatu.id).

Farida menilai, penggunaan anggaran pendidikan sebagai prinsip good and clean governance. Pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan Kota Depok secara umum telah terbukti sesuai prinsip, serta aturan yang berlaku. Sehingga berturut-turut mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Selain itu lanjutnya, kenaikan anggaran pendidikan di atas 20 persen sudah sesuai berdasarkan amanat perundangan. Dan anggaran urusan pendidikan menyebar di beberapa perangkat daerah.

Seperti di Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkin) guna kebutuhan sarana dan prasarana. Atau di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk pembinaan sekolah berbudaya lingkungan.

“Selain itu bantuan hibah bagi sekolah-sekolah swasta. Kita berharap, ini dapat menguatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di Kota Depok,” tutur Farida.

Dengan naiknya anggaran pendidikan, Farida juga berharap tercapainya visi peserta didik Kota Depok. Yakni menjadi SDM yang unggul, religius, berwawasan lingkungan, dan memiliki karakter wirausahawan. Seperti yang tertuang dalam Perda Penyelenggaraan Pendidikan Kota Depok Nomor 8 Tahun 2010.

Farida mengatakan, adanya alokasi dana pendidikan sudah seharusnya dapat meningkatkan kompetensi guru dan siswa. Setiap anggaran yang tertuang dalam bentuk program harus mencapai output, outcome, dan benefit. Secara umum pada akhirnya akan terukur di Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Depok ini punya tantangan tersendiri dengan limpahan bonus demografinya. Sehingga trend kenaikan IPM harus direncanakan betul, salah satunya dari keandalan mengelola sektor pendidikan,” tegas Farida.

Loading...

loading...

Feeds