Tiga Korban Kecelakaan Bus di Ciater Masih Dirawat RSUD Kota Depok

Muniroh (terbaring) sedang menjalani perawatan dan terbaring di tempat tidur ruang UGD RSUD Kota Depok. Radar Depok

Muniroh (terbaring) sedang menjalani perawatan dan terbaring di tempat tidur ruang UGD RSUD Kota Depok. Radar Depok


POJOKJABAR.com, DEPOK – Dari 13 Pasien yang ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok terkait korban kecelakaan rombongan Kader Posyandu Kelurahan Bojong Pondok Terong (Boponter), kini tinggal tiga pasien yang masih dilakukan perawatan intensif.

RSUD Kota Depok terus berusaha melakukan pemulihan tiga pasien Kader Posyandu Kelurahan Boponter. Manager On Duty (MOD) RSUD Kota Depok, Stya Hadi Saputra mengaku, RSUD ditunjuk menjadi salah satu rumah sakit yang melakukan penanganan terhadap korban kecelakaan bus rombongan kader Posyandu Boponter.

RSUD Kota Depok telah berupaya maksimal melakukan pemilihan kesehatan.

“Dari 13 pasien yang dilakukan penanganan, kini tinggal tiga pasien yang masih dirawat,” ujar Hadi kepada Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Selasa (21/01/2020).

Hadi menjelaskan, ketiga pasien yang masih dilakukan penanganan, yakni Nurmalasari (34) mengalami patah tulang, Iyus (49) mengalami cedera kepala, dan Nuraini (45) mengalami cedera kepala.

RSUD Kota Depok telah melakukan perawatan khusus terhadap pasien untuk segera pulih dan dapat beraktifitas kembali.

Tidak hanya itu, lanjut Hadi, RSUD Kota Depok menyiagakan dan mengolaborasikan dokter bedah umum dengan dokter bedah spesialis tulang. Tim dokter setiap harinya melakukan pemeriksaan kepada pasien yang sebelumnya telah menjalani Ct Scan untuk mengetahui luka ditubuh pasien.

“Kami telah berupaya maksimal dengan mengerahkan dokter dan peralatan medis di RSUD Kota Depok,” tutup Hadi.

(RD/dic/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds