Sebanyak 23 TKI Ilegal Disimpan di Sukmajaya

Pengendara sepeda motor melintas di depan rumah A (tembok merah-abu abu) yang diduga menjadi pemilik tempat penampungan 23 TKI ilegal di kawasan Jalan Griya Qonita, Kavling 3, RT10/RW1, Kecamatan Sukmajaya, Minggu (19/1/2020). Radar Depok

Pengendara sepeda motor melintas di depan rumah A (tembok merah-abu abu) yang diduga menjadi pemilik tempat penampungan 23 TKI ilegal di kawasan Jalan Griya Qonita, Kavling 3, RT10/RW1, Kecamatan Sukmajaya, Minggu (19/1/2020). Radar Depok


POJOKJABAR.com, DEPOK – Kondisi rumah pemilik penampungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jalan Griya Qonita Kavling 3 RT10/1, Sukmajaya Kota Depok, nampak lengang. Tidak ada aktifitas yang menonjol, di rumah mewah berkelir cat merah putih tersebut.

Beberapa kali Radar Depok mengunjungi rumah tersebut tidak ada respon dari dalam rumah. Sementara, tetangga yang berada disebelah rumahnya mengaku tidak terlalu mengenal Akram lebih dekat.

“Dia orang baru, kami juga belum begitu mengenal betul,” kata perempuan muda bertubuh kecil tetangga Akram.

Dia mengaku, tidak mengetahui kasus yang menimpa pemilik rumah di Jalan Griya Qonita Kavling 3 RT10/1, Sukmajaya itu.

“Saya juga ngga tau, masalahnya,” kata perempuan SU -nama disamarkan-, kepada Harian Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Minggu (19/01/2020).

Sementara warga sekitar, Andika mengaku tidak terlalu mengenal Akram. Dia mengatakan warga Akram juga tidak berbaur dengan masyarakat.

“Jarang keliatan, ngga berbaur juga dengan masyarakat, padahal rumahnya di pingiir jalan,” kata Andika.

Perlu diketahui, sebelumnya Sabtu (18/1), Tim Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri membongkar tempat penampungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Sukmajaya, Depok.

Loading...

loading...

Feeds