Cerita Penumpang Selamat Bus Terguling di Palasari, Ternyata Supir Ngebut

Bus terguling di Palasari Ciater Kabupaten Subang (ist)

Bus terguling di Palasari Ciater Kabupaten Subang (ist)


POJOKJABAR.com, SUBANG— Penumpang selamat dari bus maut di Palasari Ciater Subang menceritakan supir bus ngebut di jalanan menurun. Penumpang sudah mengingatkan supir agar hati-hati.

Kecelakaan maut di Nagrog, Desa Palasari, Ciater, Subang, merenggut 7 anggota Posyandu Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kota Depok.

Sementara 10 penumpang lainnya mengalami luka berat. Supir bus sendiri tewas dalam kejadian ini.

Baca Juga :

Bus Terguling di Ciater Ternyata Rombongan Posyandu Depok, 8 Tewas

 

Berikut Identitas 8 Korban Tewas Bus Terguling di Nagrog Ciater

 

Bus pariwisata itu membawa 56 penumpang yang baru pulang dari objek wisata Tangkuban Perahu dan akan pulang ke rumahnya di Kota Depok.

Rosmala (40), ibu rumah tangga asal Kampung Lio, RT 04/13, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Cipayung, Kota Depok, merupakan korban yang selamat dari kecelakaan tunggal bus pariwisata ini.

Ia menderita luka ringan akibat kejadian ini.

Rosmala menceritakan bagaimana detik-detik bus yang ditumpanginya terguling.

Bus pariwisata PO Purnamasari E 7508 W yang ditumpanginya itu melaju cukup cepat padahal jalanan di lokasi itu dalam kondisi menurun.

Saat melewati turunan Palasari, Kampung Nagrog, Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, bus malah melaju semakin kencang.

“Iya mobilnya ngebut, pas turunan itu kencang banget, yang lain juga (penumpang) pada teriak, Bang pelan-pelan, tapi enggak bisa dipelanin,” ujar Rosmala, Sabtu (18/1/2020).

“Jam limaan kejadian. Pulang dari Tangkuban Perahu jam empat. Kami salat dulu, ngobrol-ngobrol dulu. Baru jalan pulang jam limaan,” katanya.

 

(ral/int/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds