Alun-alun Kota Depok Harus Jadi Ruang Sosial

Alun-alun Kota Depok. instagram @alun_alundepok

Alun-alun Kota Depok. instagram @alun_alundepok


POJOKJABAR.com, DEPOK – Alun-alun Kota Depok di Jalan Boulevard GDC, Kelurahan Kalibaru, Cilodong telah diresmikan, Minggu (12/1/2020). DPRD Jawa Barat berharap agar alun-alun tidak hanya menjadi ruang terbuka. Namun, harus menjadi ruang sosial masyarakat untuk berinteraksi.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Jabar, H.M Hasbullah Rahmad dari Daerah Pemilihan (Dapil) 8 (Kota Depok-Kota Bekasi) saat dihubungi Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Senin (13/01/2020).

“Saya memiliki harapan, jika alun-alun yang baru dibuka tidak hanya menjadi ruang terbuka, tapi lebih besar harapannya alun-alun menjadi ruang sosial masyarakat,” tutur politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Pria yang akrab disapa Bang Has ini melanjutkan, ruang sosial yang dimaksud adalah tempat di mana masyarakat dapat berinteraksi tanpa memandang strata sosial dan seluruhnya bisa membaur dalam ruang publik.

“Sesungguhnya alun-alun itu tidak hanya taman atau ruang terbuka ataupun ruang bermain, tapi lebih dari itu, saya berharap setelah diresmikan, masyarakat Kota Depok memiliki ruang interaksi sosial,” paparnya.

Sebab, sambung Ketua Badan Kehormatan DPRD Jabar ini, Depok dihuni masyarakat dari berbagai daerah dengan latarbelakang kultur, ras dan agama berbeda. Sehingga, bisa disebut miniatur Indonesia.

“Depok itu penduduknya heterogen, perlu wadah, sarana atau fasilitas seperti alun-alun ini untuk merekatkan silaturahmi warganya,” sambungnya.

Untuk itu, Bang Has pun berharap agar alun-alun tidak hanya dibangun di Kecamatan Cilodong saja. Namun, di 10 kecamatan lainnya. Sehingga, dapat memenuhi prinsip keadilan bagi tiap warga di kecamatan.

“Ya selain keadilan tapi juga publik butuh ruang terbuka sebagai tempat berinteraksi sosial,” pungkasnya.

(RD/cky/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds