Pihak GDC Acuh, Pemkot Depok Lakukan Tambal Sulam

Sejumlah petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menambal jalan rusak dibagian depan dekat turunan masuk GDC. Radar Depok

Sejumlah petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menambal jalan rusak dibagian depan dekat turunan masuk GDC. Radar Depok


POJOKJABAR.com, DEPOK – Grand Depok City (GDC) belum juga berbuat apa-apa. Padahal jelas-jelas, pengembang perumahan terbesar di Kota Depok ini diduga telah membuat Anggraito Andarbeni alias Ustad Beben tewas. Pemicunya, jalan yang rusak.

Pantauan Radar Depok kemarin, sejumlah petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menambal jalan rusak dibagian depan dekat turunan masuk GDC.

Sementara, GDC sejauh ini belum berbuat banyak. Terakir hal tersebut Radar Depok mengunjungi kantor pemasaran GDC di sebelah Alladin Water Park.

Sesampainya disana tidak ada yang bisa memberikan keterangan terkait masalah pembangunan Jalan Boulevard yang menjadi tanggung jawab pengembang. Reseptionis GDC, Dewi mengaku, tidak berhak memberikan keterangan, saat di tanya siapa yang bertanggungjawab dirinya mengatakan orangnya sedang keluar.

“Yang bertanggung jawab pak Nano, tapi orangnya sedang keluar,” kata Dewi.

Dewi kemudian memberikan nomor ponsel Nano. Radar Depok juga berusaha menghubungi Nano melalui telepon, namun tidak digubris, begitupula pesan singkat yang dikirimkan wartawan juga tidak di balas.

Terpisah, Walikota Depok, Mohammad Idris meminta, pengelola GDC memperbaiki jalan rusak guna mencegah kecelakaan. Hari ini (Kemarin) dia minta ada kejelasan dari GDC, sanggup tidak menyelesaikan pengecoran jalan dari Kartini hingga DPRD Depok.

“Kalau tidak sanggup lebih baik jujur karena pengecoran jalan tersebut sudah berbulan tidak dilaksanakan, nah ini ada apa?,” kata Idris, Rabu (11/12).

Selain itu, Idris mengaku telah menginstruksikan DPUPR Kota Depok untuk menambal jalan berlubang di GDC. Petugas DPUPR akan mengaspal sebagai antisipasi kecelakaan untuk sementara.

Idris melanjutkan, berdasarkan memorandum of understanding atau MoU pada 2017, pengembang GDC bertanggung jawab atas perbaikan jalan dari DPRD hingga Jalan Kartini.

Sedangkan, Pemkot Depok bertanggung jawab memperbaiki jalan dari DPRD hingga Kluster Melati yang berdekatan dengan Pasar Pucung.

“Perbaikan ini yang tidak dilakukan pihak GDC,” geramnya.

(RD/rub/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds