Diperpanjang! Bebas Denda Pajak sampai 30 Desember 2019

Ilustrasi samsat.

Ilustrasi samsat.


POJOKJABAR.com, DEPOK – Kabar gembira bagi warga Jawa Barat (Jabar), khususnya warga Kota Depok. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, memperpanjang waktu program Double Untung atau penghapusan denda pajak kendaraan dan diskon pembayaran pajak kendaraan.

Tak main-main, diperpanjangnya sampai 30 Desember 2019. Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Depok 1 Sukmajaya, N Ida Hamidah mengatakan, perpanjangan dilakukan lantaran banyaknya warga yang berminat dengan program tersebut.

Sehingga Pemprov Jabar ingin memberikan rasa adil, kepada warga yang belum merasakan manfaat program tersebut.

“Iya diperpanjang sampai 30 Desember,” kata Ida kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Rabu (11/12/2019).

Dia mengungkapkan, manfaat program ini masih sama seperti sebelumnya, yaitu penghapusan denda dan pengurangan biaya pokok Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), bagi wajib pajak yang mengalami keterlambatan dalam melakukan pembayaran PKB.

Jadi, lanjut dia, bila masyarakat menunggak pajak lima tahun karena sibuk atau lupa. Maka hanya perlu membayar pajak kendaraan bermotor empat tahun saja. Yang lima tahun sanksi administrasinya gratis, dan satu tahun PKB-nya juga gratis.

Ida menyebutkan, program tersebut berdasarkan keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 973/443 Bapenda 2019, dan telah mendapatkan surat resmi dari Walikota Depok Nomor: 973/551 BKD tentang pemberian pengurangan pokok atau pembebasan sanksi administrasi berupa denda pajak kendaraan bermotor.

“Kami ditarget Rp13,665 miliar,” ujarnya.

Sementara, Pamin STNK Samsat Kota Depok Satu, Iptu Martha Catur Wurihandini mengatakan, pelaksaan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor sudah dilakukan sejak 10 November.

“Penghapusan denda diadakan selama satu bulan lebih jadinya,” katanya.

Dia mengungkapkan, tak hanya melakukan penghapusan denda, dalam satu bulan kedepan pihaknya juga akan memberi kemudahan bagi masyarakat. Berupa diskon atau potongan harga bagi warga yang mempunyai tunggakan pajak kendaraan.

“Jika warga menunggak pajak selama lima tahun atau lebih, cukup bayar empat tahun saja,” bebernya.

Dia meminta seluruh warga di wilayah kerja Samsat Sukmajaya untuk memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya.

“Mari kita manfaatkan program ini untuk meningkatkan kesadaran kita dalam membayar pajak,” pungkasnya.

(RD/dra/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds