Berlubang, Jalan Grand Depok City Pencabut Nyawa


POJOKJABAR.com, DEPOK – Memang ajal tidak ada yang tahu. Tapi, Anggraito Andarbeni atau yang dikenal dengan panggilan Ustad Beben, mengembuskan nafas terakhir akibat lubang di kawasan Grand Depok City (GDC), Minggu (8/12) pukul 05:00 WIB. Atas peristiwa tersebut sejumlah pihak meminta GDC bertanggungjawab.

”Almarhum saat itu mencoba menghindari jalan berlubang,” kata kerabat korban, Sapto Waluyo, dalam keterangannya, Senin (9/12/19).

Sapto juga memastikan, guru tahfidz Quran di kawasan Kalimulya, Cilodong, itu saat berkendara mengenakan helm dan jaket.

”Almarhum sempat ditolong pemotor lain, kemudian dibawa ke RS Hermina. Tapi almarhum menghembuskan nafas terakhirnya,” beber Sapto yang menyesalkan adanya jalan rusak tersebut.

Ustad Beben meninggalkan istri dan seorang anak yang masih balita. Pria yang sehari-hari menjadi driver ojek online, sebenarnya pagi itu hendak menuju Stasiun Depok untuk ke lokasi ujian Universitas Terbuka (UT).

Istri almarhum, Leni mengatakan, suami tercintanya sedang dalam perjalanan untuk mengikuti ujian ketika peristiwa nahas tersebut terjadi.

”Jadi suami saya itu lagi berangkat mau ujian, dia kuliah di Universitas Terbuka. Nah, ujiannya di itu di SMA 31 Jakarta, dia mau naik kereta parkir di Stasiun Depok Lama,” kata Leni di rumah duka di Perumahan Griya Lembah Depok, Sukmajaya, Senin (9/12).

Dia mendapat kabar suaminya terlibat kecelakaan kurang lebih pada pukul 06.00 WIB dan dirawat di Rumah Sakit Hermina. ”Saya ke Rumah Sakit, saat itu kondisinya sudah kritis. Akhirnya pukul 07:00 WIB suami saya sudah pulang ke hadapan sang pencipta,” bebernya.

Terpisah, Sekda Pemkot Depok Hardiono mengaku, telah mendatangi rumah duka Ustad Beben. Selain itu, Hardiono sudah mendatangi lokasi yang diduga membuat Ustaz Beben kecelakaan pada pukul 08.30 WIB pagi tadi. ”Itu di dekat jembatan GDC,” kata Hardiono kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Senin (09/12/2019).

Hardiono sempat bertemu dengan petugas keamanan GDC Depok. Pemkot Depok akan berkoordinasi dengan pengembang GDC Depok untuk menangani jalan berlubang.

Sementara, Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat, Imam Budi Hartono yang juga warga di Perumahan GDC menyatakan, turut bela sungkawa dan meminta pihak GDC bertanggungjawab atas peristiwa tersebut.

Loading...

loading...

Feeds