Sembilan Pejabat ASN di Lingkungan Pemkot Depok Dilantik

Walikota Depok Mohammad Idris melantik dan pengambilan sumpah PNS dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Pengawas, dan Jabatan Fungsional di lingkungan pemerintah Kota Depok tahun 2019 di Ruang Teratai, Balaikota Depok, Jumat (6/12/19). Radar Depok

Walikota Depok Mohammad Idris melantik dan pengambilan sumpah PNS dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Pengawas, dan Jabatan Fungsional di lingkungan pemerintah Kota Depok tahun 2019 di Ruang Teratai, Balaikota Depok, Jumat (6/12/19). Radar Depok


POJOKJABAR.com, DEPOK – Walikota Depok, Mohammad Idris melantik satu orang Pejabat Eselon II untuk Jabatan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkot Depok, serta delapan Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional.

Idris mengatakan, pada pelantikan kali ini dia melantik Asloe’Ah Madjiri menjadi Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi dan Pembangunan.

Ada juga jabatan baru diisi Dwijianty Jusniar, sebagai Kepala Seksi Bina Industri Kimia, Agro dan Hasil Hutan pada Bidang Perindustrian Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok.

“Pelantikan dan sumpah jabatan ini menjadi momentum mengobarkan semangat, dan meningkatkan motivasi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Demi terwujudnya Kota Depok yang unggul, nyaman, dan religius,” ucap Idris.

Idris menyebutkan, proses pelantikan sudah sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang manajemen Pegawai Negeri Sipil, serta Undang-Undang ASN. Sehingga menghasilkan ASN profesional, mempunyai nilai dasar etika profesi, bebas intervensi politik serta praktik KKN dalam pelaksanaan tugas.

“Kemudian pelayanan publik tugas pemerintah, dan pembangunan. Sehubungan proses pembinaan kepegawaian di Depok,” tuturnya.

Selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK) yang mempunyai kewenangan menetapkan pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian ASN dan pembinaan manajemen ASN, pihaknya tetap melakukan pertimbangan berdasarkan objektivitas kompetensi kualifikasi syarat jabatan.

“Ada juga penilaian terhadap prestasi kerja kepemimpinan, kerjasama, kreativitas tanpa membedakan gender, suku, agama, ras, dan golongan,” pungkasnya.

(RD/dra/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds