219 ASN Kota Depok Jadi Janda, Hingga Akhir Tahun Bertambah


POJOKJABAR.com, DEPOK – Tren angka perceraian di Kota Depok masih tinggi menjelang akhir 2019. Menariknya, sebanyak 219 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Kota Depok resmi bercerai dari 2.616 kasus.

Mayoritas kasus perceraian diakibatkan media sosial (Medsos) seperti Facebook (Fb), Whatsapp (Wa) dan jejaring lainnya.

Humas Pengadilan Agama (PA) Depok, Dindin Syarief mengatakn, sejak Januari hingga Oktober ini, ada 219 kasus perceraian dilakukan Aparatur Sipil Negara.

“Perceraian ASN ini campuran, ada yang ASN Depok ada juga ASN dari instansi lain,” jelasnya kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Kamis (28/11/2019).

Dia menjelaskan, alasan perceraian ASN tidak jauh berbeda dari percerian masyarakat pada umumnya. Lagi–lagi media sosial yang menjadi biang keladinya.

“Kalau masalah ekonomi kecil faktornya, karena ASN termasuk profesi yang mapan,” bebernya.

Dia menjelaskan, saat ini juga masih banyak kasus perceraian ASN yang sedang disidangkan, maupun baru didaftarkan para penggugat dan pemohon. Sehingga pada akhir tahun jumlahnya bisa bertambah.

“ASN itu kalau cerai syaratnya agak lebih rumit, karena membutuhkan izin dari atasan mereka,” jelasnya.

Menurutnya, jika ASN tidak melampirkan surat izin dari atasan mereka, pengadilan akan menunda persidangan. Pengadilan memberi waktu enam bulan bagi ASN untuk melapirkan surat izin cerai.

“Umumnya didominasi gugat cerai bukan talak cerai. Dengan begitu perempuan yang mengajukan,” bebernya.

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds

Rektor IPB Arif Satria dirawat di RS EMC Sentul Bogor

Rektor IPB Positif Covid-19 Lagi

Rektor institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria, terkonfirmasi positif Covid-19 kedua kalinya, usai sempat positif pada September 2020.