Wapres Ma’ruf Amin Dukung 63.310 Korban First Travel

Wakil Presiden Ma’ruf Amin. (Antara)

Wakil Presiden Ma’ruf Amin. (Antara)


Dia menegaskan, telah mengambil langkah meminimalkan kasus seperti yang dialami jamaah umrah First Travel. Dia menekankan biaya umrah paling murah tidak kurang dari Rp20 juta.

”Kami sudah coba mengambil langkah-langkah ke depan. Insyaallah ke depan nggak akan terjadi lagi. Kami sudah kasih patokan, misalkan, ongkos umrah itu paling murah Rp20 juta. Kalau ada yang di bawah Rp20 juta, jangan ikut, itu pasti menipu,” kata Fachrul di Hotel Mercure, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Rabu (20/11).

Menurutnya, jika ada pihak yang menawarkan biaya umrah kurang dari Rp20 juta, dia pastikan hal tersebut adalah penipuan. Dia telah mengevaluasi kasus First Travel ini. Fachrul mengimbau penyedia jasa travel tidak hanya mementingkan profit.

”Oh banyak. Nanti kami lihat, kami evaluasi masing-masing, satu per satu. Jangan mengambil keuntungan saja. Kalau di bawah Rp20 juta, pastikan itu, itu pasti bohong, pasti nipu,” ucapnya.

Sementara, salah seorang jamaaah First Travel asal Depok, Andi W mengungkapkan, baru mendengar rencana pelelangan barang sitaan First Travel, hasilnya diserahkan kepada negara oleh Kejaksaan Negeri Depok.

Andi menegaskan, tidak menerima hal tersebut. Sebab, Andi menilai negara tidak dirugikan, tapi yang rugi adalah para jamaah korban First Travel.

”Iya lah, harus dikembalikan ke korban. Masa dikembalikan ke negara. Bukan hanya kerugian material. Tapi kerugian lain seperi malu dan moral itu harus dipikirkan juga. Negara harus kembalikan hasil dari lelang. Wajib dikembalikan,” kata Andi kepada wartawan, Rabu (20/11).

Loading...

loading...

Feeds