Sertifikat Layak Nikah Bikin Susah

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, DEPOK – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendi mengeluarkan wacana membuat sertifikat layak nikah.

Sertifikat layak nikah itu nantinya akan dijadikan syarat bagi calon pengantin untuk menikah. Jika tidak memiliki sertifikat tersebut, calon pengantin tidak diperbolehkan melaksanakan pernikahan.

Meski begitu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok, H. Asnawi mengaku, belum mendapatkan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (Juklak Juknis) mengenai wacana sertifikat layak nikah.

Di sisi lain lanjut Asnawi, saat ini sudah ada program dibuat Kemenag memberikan pembekalan kepada calon pengantin yang hendak menikah.

“Saat calon pengantin mendaftarkan pernikahan, pasti kami suruh ikut kursus calon pengantin dulu,” bebernya.

Kursus calon pengantin merupakan salah satu ikhtiar pemerintah melihat tingginya tingkat perceraian yang terjadi.diharapkan calon pengantin bisa membangun keluarga dengan pondasi kokoh. Karena banyak yang belum tahu cara mengelola keluarga.

“Ada delapan materi wajib dalam kursus calon pengantin. Di antaranya membangun landasan keluarga sakinah, hingga membangun generasi berkualitas,” terang Asnawi kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group).

Terpisah, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna menegaskan menolak wacana tersebut. Sebab sertifikat layak nikah akan menghambat orang untuk nikah.

“Indikator pernikahan itukan variabel. Kita menginginkan orang menikah dengan mudah, menghindari maksiat,” ucap Pradi kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Senin (18/11).

Jika wacana tersebut direalisasikan bakal menjadi penghambat orang untuk nikah, serta memberikan efek buruk bagi masyarakat.

“Pernikahan itu untuk menghindari efek buruk, jangan dibikin susah lah,” tegas Pradi.

(RD/dra/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds

10 Manfaat Menakjubkan Lemon Myrtle

Nama lemon myrtle mungkin agak terdengar asing di telinga kebanyakan orang. Padahal, kita semua pastinya telah sering menggunakan lemon dalam makanan.