Anak SMA Dijual di Apartemen, Pengamat: Kota Depok Jadi Target Prostitusi Online

Pelaku yang menjual SP

Pelaku yang menjual SP


POJOKJABAR.com, DEPOK – Kisi-kisi kenikmatan surgawi berwisata birahi di Kota Depok terang adanya. Setelah menciduk M Reza (20) di apartemen Margonda Residence 2, Selasa (22/10/19). Terbaru kemarin, Dimas Prasetya (19) ditangkap Unit Krimum Polres Metro Depok, di Apartemen Margonda Residence 5.

Pria asal Jalan Madrasah II RT4/2, Kelurahan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk Jakarta Barat ini, ketahuan menjual gadis SMA kelas IX bernama SP, sebesar Rp2.000.000. Kasat Reskrim Polrestro Depok, Kompol Deddy Kurniawan menjelaskan, awalnya Senin, 11 November 2019 sekitar pukul 21:00 WIB.

Dimas mendapatkan pesan Whatsapp (WA) dari seseorang yang mengaku bernama Ferdinan. Dalam pesannya tersebut, Ferdinan meminta kepada pelaku untuk dicarikan perempuan kelas XI SMA, tetapi Dimas tidak merespon Watsapp tersebut.

Hingga pada Selasa, 12 November 2019 sekitar pukul 16:00 WIB, Dimas bertemu dengan SP dirumahnya. Dalam pertemuan tersebut, SP membutuhkan uang. Setelah itu, Dimas pun memberitahukan kepada SP, ada tamu yang ingin dilayaninya.

SP pun langsung memasang tarif senilai Rp2.000.000. Dimas pun menyampaikan harga tersebut kepada Ferdinan, dan langsung menyetujui harganya.

“Ferdinan juga meminta kepada Dimas untuk mengantar SP ke apartemen di kawasan Jalan Margonda,” terangnya kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Jum’at (15/11/2019).

Sesampainya di apartemen yang dijanjikan, SP diajak Dimas ke lantai 16 untuk bertemu dengan Ferdinan. Sebagai uang muka pemesanan SP, Dimas diberikan Rp500.000. Dan Dimas pun turun ke lantai dasar.

Naasnya, sesampainya di lantai dasar, Dimas ternyata sudah dipantau polisi dan langsung ditangkap serta dibawa ke Mapolrestro Depok.

Akibat perbuatannya, Dimas dikenakan Pasal 76i Jo Pasal 88 No35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Karena, yang dilakukan pelaku termasuk kasus tindak pidana.

Setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan eksploitasi secara ekonomi dan atau seksual terhadap Anak.

“Dari tangan Dimas, kami berhasil menyita satu unit Handphone merek Samsung J3 Pro warna Gold, dengan nomor : 089622416xxx dan uang tunai sebesar Rp500.000,” terangnya.

Loading...

loading...

Feeds