Perusakan Dua Gedung SMK di Cipayung, Polresta Depok Tetapkan Lima Tersangka

Para pelaku tawuran berikut barang bukti diamankan Polresta Depok, kamis (17/10/19). Radar Depok

Para pelaku tawuran berikut barang bukti diamankan Polresta Depok, kamis (17/10/19). Radar Depok


POJOKJABAR.com, DEPOK – Sejumlah siswa yang diduga terlibat perusakan gedung SMK di kawasan Cipayung, diamankan Polresta Depok. Kapolresta Depok, AKBP Azis Andriansyah mengatakan, perusakan SMK Izzata Cipayung merupakan aksi balas dendam dari siswa SMK Kusuma Bangsa, Tanah Baru, Beji.

Sebelumnya, sejumlah pelajar dari kedua sekolah tersebut terlibat tawuran, hingga mengakibatkan salah satu siswa dari SMK Kusuma Bangsa meregang nyawa dalam kejadian tersebut, akibat hantaman senjata tajam.

“Sejumlah siswa SMK Kusuma Bangsa datang pukul 05.00 wib ke SMK Izzata, lalu melakukan perusakan terhadap beberapa fasilitas,” ungkap Azis kepada wartawan, saat rilis di Mapolresta Depok, Kamis (17/10/19).

Azis menjelaskan, kejadian ini berawal dari salah satu senior dari masing-masing sekolah janjian bertemu sambil mengajak juniornya untuk tawuran, pada Senin (14/10). Pada bentrok tersebut salah satu siswa SMK Izzata jempol jarinya terkena sabetan senjata tajam hingga nyaris putus.

Kemudian sore harinya, para junior dari kedua sekolah tersebut kembali tawuran, hingga mengakibatkan salah satu siswa SMK Kesuma Bangsa terluka parah, dan dilarikan ke rumah sakit.

“Pada malam harinya siswa tersebut dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit,” bebernya.

Loading...

loading...

Feeds