Pembebasan Lahan Underpass Dewi Sartika, 5.800 Meter Ditawar Rp150 Miliar

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan saat menunggu kereta melintas di pintu perlintasan Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Pancoranmas. Radar Depok

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan saat menunggu kereta melintas di pintu perlintasan Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Pancoranmas. Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Pemkot Depok ngebut memecahkan kemacetan di Jalan Dewi Sartika, Pancoranmas. Pembangunan underpass yang dihibahkan Pemerintah masuk ketahap pembebasan lahan.

Rencanya, 2020 lahan yang terdampak underpass akan ditawar dengan nilai anggaran Rp150 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Dadan Rustandi mengatakan, pembangunan underpass Dewi Sartika akan dimulai pada 2020. Awal tahun 2020 pihaknya akan melaksanakan pembebasan lahan.

“ Pembebasan lahan oleh PUPR. Fisik underpass nanti Gubernur Jabar yang mengerjakan,” ucapnya kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id), Rabu (16/10/19).

Pembebasan lahan akan dilakukan dengan menggandeng Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok. Sebab, anggaran untuk pembebasan lahan menggunakan APBD Kota Depok sebesar Rp150 miliar berada di Disrumkim.

“Kalau underpass sudah jadi, nanti pintu perlintasan kereta di sana akan ditutup,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pertanahan Disrumkim, Usep menuturkan, anggaran untuk pembebasan lahan underpass Dewi Sartika, sudah ada dan siap untuk digunakan awal tahun 2020.

“ Dari Tim Angaran Pemerntah Daerah (TAPD) sudah ada sebesar Rp150 miliar,” bebernya.

Nantinya anggaran tersebut akan digunakan untuk membebaskan sekitar 5.800 meter lahan di sekitar Jalan Dewi Sartika dan Jalan Margonda, dengan kapasitas pembebasan lahan kategori sekala kecil.

“ Lahan yang dibebaskan berada di kawasan perdagangan jasa di wilayah Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas,” ucapnya.

Dia menyebut, pembebasan akan dilakukan pada bangunan yang ada di depan Transart Dewisartika hingga di seberang kantor BPJS Kesehatan.

“ Perkiraan kami di sana. tapi masih menunggu kepastian dari Detail Enginering Desain (DED) dari Pemprov Jabar,” katanya.

Sebelum melaksanakan pembebasan lahan, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan sosialisasi kepada lurah dan camat, serta warga di wilayah underpass.

“ Nanti Pemprov Jabar juga akan menjadi narasumber dalam sosialisasi pembebasan lahan,” pungkasnya.

(RD/dra/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds