Ikuti Race Sarawak Adventure Challenge, Pelari Depok Terkapar di Malaysia

Indriyani (32) menunjukkan foto adiknya Dede Saifulloh (27) yang kini menjalani perawatan intensif usai terjatuh saat mengikuti Race Sarawak Adventure Challenge, Malaysia di kediamannya Jalan Bambon III, RT3/RW1, No.78A, Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji, Selasa (16/10/19). Radar Depok

Indriyani (32) menunjukkan foto adiknya Dede Saifulloh (27) yang kini menjalani perawatan intensif usai terjatuh saat mengikuti Race Sarawak Adventure Challenge, Malaysia di kediamannya Jalan Bambon III, RT3/RW1, No.78A, Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji, Selasa (16/10/19). Radar Depok


POJOKJABAR.com, DEPOK – Suasana rumah pelari Depok Dede Saifulloh, Jalan Bambon III RT3/1 nomor 78a, Kelurahan Beji Timur, Beji nampak sepi, Rabu (16/10/19). Hanya ada ibunya Darsini, dan kakak perempuannya Indriyani.

Keduanya masih menunggu kabar Dede, yang mengalami kecelakaan saat mengikuti Race Sarawak Adventure Challenge, Malaysia. Pria berusia 27 tahun itu dirawat di Rumah Sakit Umum Sarawak, tak sadarkan diri sejak Sabtu (12/10/19).

Kakak Dede Saifulloh, Indriyani mengatakan, saat ini Dede masih di rumah sakit Serawak, di Kuching, Malaysia. Dede adalah anak keempat dari lima bersaudara pasangan Darsini dan Edi Sucipto. Kecintaannya terhadap olahraga, sudah tumbuh sejak kecil. Sempat bergabung di Klub Sepak Bola Beji Timur.

Saat sekolah Dede juga dikenal aktif mengikuti event lari di Indonesia.

“Dia memang sudah aktif olahraga sejak kecil. Tapi baru kali ini dia ikut even di luar negeri,” kata Indriyani kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Rabu (16/10/2019).

Wajah Indri berubah, ketika mengenang adiknya, sebelum berangkat ke Malaysia. Dede berangkat setelah mendapat tawaran dari salah satu klub lari.

“Ini pertama kalinya Dede ke luar negeri, mumpung ada yang sponsorin jadi Dede berangkat,” kenang Indri.

Dede berangkat Jumat (11/10). Dede mengikuti kejuaraan Serawak Adventure Challenge 2019, dengan tema ‘Mountain to Coast’ jarak lari 45 kilometer, 24 kilometer dan 12 kilometer. Dede turun di kelas 12 kilometer. Bisa dibayangkan bagaimana jalur lari yang dilintasi Dede, sepanjang perlombaan.

“Dede kecelakaan saat race,” beber Indri.

Sehari setelah keberangkatan, lanjut Indri, Sabtu (12/10) sekitar pukul 12:00 WIB. Keluarga mendapat kabar, Dede kecelakaan saat mengkuti race.

“Kakak saya dapat kabar, sekarang masih di Serawak,” kata Indri.

Hingga kemarin, keluarga belum diberitahu apa yang sebenarnya dialami Dede. Sejak Sabtu siang, hingga hari ini (Kemarin), Dede masih berbaring di rumah sakit.

“Dede belum sadar, sempat sekali sadar melek, tapi merem lagi,” tegas Indri menceritakan.

Dia berharap agar Dede bisa segera sembuh, dia juga agar panitia penyelenggara bisa membantu kesembuhan Dede.

“Kami berharap pihak penyelenggara, dan tim nya yang memberangkatkan Dede bisa bertanggung jawab,” harap Indri.

(RD/rub/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds