Besi Tol Desari Ambruk, Lima Pekerja Luka-luka

Tiang kerangka besi proyek Tol Depok Antasari (Desari), Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo yang ambruk, Selasa (8/10/19). Radar Depok

Tiang kerangka besi proyek Tol Depok Antasari (Desari), Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo yang ambruk, Selasa (8/10/19). Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Kontraktor pembangunan Tol Depok-Antasari (Desari), kembali melakukan kesalahan. Terhitung sepanjang pengerjaan sudah tiga kali mengalami ambruk. Terbaru Selasa (8/10) pukul 01:45 WIB, kerangka besi proyek Tol Desari di Kelurahan Krukut, Limo Depok ambruk.

Akibat peristiwa yang nyaris mematikan itu, lima pekerja luka-luka. Kapolsek Limo, Kompol Iskandar yang tiba di lokasi kejadian mengaku, adanya salah satu titik tol yang ambruk.

“Ini kejadiannya di Tol Desari ada pengecoran dan diduga dasarnya enggak kuat hingga ambles,” kata Iskandar kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Selasa (08/10/2019).

Akibat kejadian itu, sambung kapolsek, ada lima korban yang terluka dalam insiden tersebut. “Informasi ada lima pekerja yang jadi korban luka, jadi tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Menurut Iskandar, peristiwa ambruknya bagian tiang kerangka besi proyek tol sekira pukul 01:45 WIB. “Ketika dicor langsung amblas. Kemungkinan dasarnya enggak kuat, tiang penyangganya ya. Jadi kalau bangunan ada kerangka dasarnya diduga enggak kuat.” tegasnya.

Menimpali adanya kejadian tersebut, Kepala Bagian Umum PT Girder Indonesia (PT GI), Arif Andreas menjelaskan, sebenarnya para pekerjaan telah melakukan persiapan sebelum pengecoran sesuai prosedur yang berlaku.

Pelaksanaan pengecoran Top Slab Box Traffic Ramp 8 dimulai pada Senin, 7 Oktober 2019 pukul 15:03 WIB, dengan total volume rencana pengecoran sebesar 792 meter kubik. Dia mengatakan, pengecoran menggunakan dua Concrete Pump (CP).

Pengecoran dimulai dari dua sisi, yaitu sisi Timur ke sisi Barat (CP1), dan dari sisi Barat ke sisi Timur (CP2). Pengecoran pertama dilakukan di area chamber sisi Utara dan sisi Selatan.

Pengecoran selanjutnya dilaksanakan pada slab tebal 90 cm dengan sistem pengecoran lapis perlapis enam lapis dengan ketebalan per lapisnya 15 centimeter (Cm).

Loading...

loading...

Feeds