Operasi Patuh Jaya 2019 Berakhir, Polresta Depok Jaring 8.000 Pelanggar

Petugas kepolisian Satlantas Polresta Depok saat melakukan pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan pengendara di Jalan Margonda Raya. Radar Depok

Petugas kepolisian Satlantas Polresta Depok saat melakukan pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan pengendara di Jalan Margonda Raya. Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Operasi Patuh Jaya 2019 yang digelar serentak Satuan Lalulintas se-Indonesia berakhir, Rabu (11/9/19). Selama dua pekan menggelar razia, Satlantas Polresta Depok berhasil menjaring 8.000 kendaraan yang melanggar rambu lalulintas.

Kasat Lantas Polresta Depok, Kompol Sutomo mengatakan, dari 8.000 kendaraan yang melanggar aturan. Sedikitnya 50 kendaraan roda dua dan empat diamankan di Kantor Satlantas Depok.

“Ada 50 motor dan mobil yang kami angkut dan tahan di kantor. Kendaraan ini bisa diambil apabia sudah membawa surat kendaraan yang sah dan benar,” kata Sutomo kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Rabu (11/09/2019).

Sutomo menjelaskan, paling banyak pelanggar adalah kendaraan roda dua hampir 75 persen dari total pelanggar. Sisanya kendaraan roda empat, dan tidak sedikit juga kendaraan umum yang melanggar peraturan lalulintas.

Selama operasi kepatuhan dilaksanakan, mayoritas pengendara tidak melengkapi surat-surat kendaraan. Lalu ditemukan juga anak dibawah umur yang belum memiliki SIM, tetapi sudah berkeliaran bebas membawa motor.

“Banyak juga pelanggar yang melawan arah dan tidak mematuhi rambu peraturan lalulintas lainnya,” tegas Sutomo.

Berdasarkan data yang ada, terjadi penurunan jumlah pelanggar tahun ini dibanding tahun sebelumnya. Dimana penurunan terjadi cukup signifikan, sekitar 50 persen kendaraan yang melanggar.

“Biasa tahun sebelumnya sehari kita dapat menilang 500 unit kendaraan, tahun ini hanya 200-300 unit saja. Itu berarti ada penurunan signifikan dan pengendara sudah mulai sadar mentaati peraturan lalu lintas,” tambah Wakasat Lantas Polresta Depok, AKP Untung.

Selama dua pekan Operasi Patuh Jaya 2019 sejak 29 Agustus-11 September 2019, Satlantas Polresta Depok menjaring pelanggar dari beberapa titik. Di antaranya Jalan Margonda, Jalan Siliwangi, dan Juanda.

(RD/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds