Sah, Pengamen Ondel-ondel di Kota Depok Dilarang!

Pengamen Ondel-ondel. Ist

Pengamen Ondel-ondel. Ist

POJOKJABAR.com, DEPOK – Pemerintah Kota Depok, mengeluarkan surat edaran mengenai pelarangan terhadap pengamen ondel-ondel.

Pasalnya, ondel-ondel yang digunakan untuk mengais uang, biasanya dilakukan oleh anak dibawah umur. Sehingga Pemerintah Kota Depok melihat ada segi pelanggaran dalam hal mempekerjakan anak.

“Dasarnya, kami tidak boleh mempekerjakan anak dibawah umur, kalau yang kerja (ngamen) usia dewasa, terkoordinir, terstruktur dengan baik tentu bisa saja menyelesaikan persoalan. Jadi menurut kami disini ada pelanggaran mengenai kekerasan terhadap anak dibawah umur,” kata Walikota Depok Mohammad Idris.

Kemudian, ondel-ondel yang berkeliaran di jalan raya juga cukup mengganggu kelancaran lalu lintas. Selain juga, ada desakan dari budayawan bahwa itu adalah simbol budaya namun malahan menjadi objek mencari nafkah dengan cara mengamen.

“Ini inspirasi dari budayawan juga. Ondel-ondel simbol budaya, malah jadi untuk meminta-minta. Kalau memang, konteksnya budaya oke kami selesaikan,” bebernya.

Disisi lain, pihaknya juga sempat mengetahui mengenai suatu tempat yang khusus mempekerjakan anak-anak untuk mengamen ondel-ondel. Kebanyakan, mereka adalah warga luar Kota Depok.

“Jadi, ternyata ini bagian dari oknum dalam memberdayakan warga luar (Depok). Kami juga temukan, di satu lokasi menampung yang menampung mereka. Akhirnya kami berikan teguran dan menyuruh bubar,” tegasnya.

Loading...

loading...

Feeds