Gugatan Ditolak, Walikota Depok Bawa Sengketa Pasar Kemirimuka ke MA

Tampak terlihat Pasar Tradisional Kemiri Muka yang berada di kawasan Kecamatan Beji. Ahmad Fachry/Radar Depok

Tampak terlihat Pasar Tradisional Kemiri Muka yang berada di kawasan Kecamatan Beji. Ahmad Fachry/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – PT Petamburan Jaya Raya (PJR) belum bisa leha-leha atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Depok, yang menolak gugatan Pemkot Depok Senin, (26/8/19).

Kemarin, Walikota Depok Mohammad Idris pastikan Pemkot Depok akan mengajukan sengketa Pasar Kemirimuka ke Mahkamah Agung (MA).

Kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Walikota Mohammad Idris mengaku, Pemerintah Kota Depok masih terus berupaya terkait Pasar Kemirimuka, meski gugatan di tolak Pengadilan Negeri. Walikota akan mengajukan gugatan baru dari hasil bukti baru.

“Para pedagang akan melakukan gugatan atas dasar bukti yang pedagang dapatkan,” tegas Idris kepada Harian Radar Depok, saat meresmikan Kampung KB di Kelurahan Cilodong, Selasa (27/8/19).

Menurut walikota, cara satu-satunya atas putusan PN Depok, dengan melanjutkan ke langkah konstitusi mengajukan ke Mahkamah Agung (MA).

“Ke Mahkamah Agung karena masih ada celah dalam permasalahan Pasar kemirimuka,” katanya.

Terpisah, Koordinator Pedagang Pasar Kemirimuka, Karno mengatakan, akan tetap menduduki Pasar Kemirimuka. Pihaknya juga mengaku, mendesak pemkot untuk melakukan upaya hukum selanjutnya, agar lahan tersebut bisa tetap dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Kami akan tetap berdagang, tidak akan pindah dari Pasar Kemirimuka,” kata Karno.

Loading...

loading...

Feeds