Berselisih Paham, Mantan Kapolsek Pancoranmas Dianiaya Sopir Angkot

ILUSTRASI

ILUSTRASI

POJOKJABAR.com, DEPOK – Berselisih paham di jalan, mantan kapolsek Pancoranmas, Kompol Nadapdap diduga dianiaya sopir angkutan kota (angkot) T19 Jurusan Depok-Pasar Minggu.

Nadapdap dianiaya di depan Apartemen Taman Melati Jalan Margonda, Kota Depok, Jumat (23/8/19). Akibat peristiwa tersebut Monang Nadapdap mengalami luka di bibir dan wajah dan sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Kota Depok.

“Ya betul, mantan Kapolsek Pancoranmas mengalami penganiayaan. Sudah dilaporkan Satuan Reskrim Polresta Depok,” ujar Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Deddy Kurniawan.

Berdasarkan kronologi laporan, korban saat itu tengah mengendarai mobil Suzuki Ertiga warna putih dengan Nopol B 1791 WJC dari rumahnya menuju Pasar Minggu. Ia mengendarai mobil hendak bertemu dengan anggotanya dalam rangka dinas monitoring.

Diperjalanan korban berselisih paham dengan pengemudi angkot T19 Jurusan Depok-Pasar Minggu.

“Terjadi cekcok, korban menujukkan identitas sebagai polisi diabaikan pelaku yang langsung menghujani pukulan yang menyebabkan korban mengalami luka di bibir dan wajah. Setelah itu pelaku kabur,” kata Deddy.

Saat ini perkara tersebut ditangani oleh Satuan Reskrim Polresta Depok sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/1847/K/VII/2019/PMJ/Resta Depok, 24 Agustus 2019 dalam perkara Penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 KUHP dengan barang bukti yang sudah ada visum dari RS Mitra Keluarga Depok.

“Sesuai petunjuk dan ciri-ciri, pelaku sedang kami buru,” ucap Deddy.

(RD/rub/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds