19 Anggota DPRD Kota Depok Diganjar Enam Kali Gaji, Satu Dewan Dapat Rp10-Rp12 Juta

Suasana sidang paripurna di Gedung DPRD Kota Depok, Grand Depok City. Radar Depok

Suasana sidang paripurna di Gedung DPRD Kota Depok, Grand Depok City. Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok yang tidak terpilih, dan tak mencalonkan di 2019-2024 bisa sedikit tenang. Selama tak menjabat nanti, 19 anggota DPRD tersebut mendapat uang pesangon sebesar enam kali gaji.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Depok, Zamrowi mengatakan, anggota DPRD yang tidak menjabat lagi pada periode 2019-2024, akan diberikan uang pesangon atau pensiun sebesar enam kali gaji.

“Uang pensiun tersebut akan diberikan setelah anggota DPRD Kota Depok terpilih periode 2019-2024 dilantik,” katanya kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Selasa (20/08/2019).

Menurutnya, di Kota Depok ada 19 dari 50 orang anggota DPRD yang tidak terpilih dan tak mencalonkan kembali pada periode 2019-2024. Sisanya 31 orang tetap ditahtanya.
Zamrowi mengatakan, saat ini gaji pokok anggota DPRD Kota Depok sekitar Rp2 juta, belum ditambah dengan tunjangan lain-lain. “Jika di total setiap anggota dewan bisa menerima sekitar Rp30 juta,” terang Zamrowi.

Namun, setiap anggota dewan memiliki gaji yang berbeda-beda, sehingga hitungannya bisa berbeda pada setiap anggota dewan. “Kalau ketua kan gajinya lebih besar dari anggota,” kata Zamrowi.

Sementara, uang purnabakti yang menjadi hak anggota DPRD yang tidak menjabat lagi dihitung dari gaji pokok, bukan total penghasilan yang di dapat anggota DPRD. Sementara gaji pokok dari RP1,5 juta hingga Rp2 jutaan.

“Uang purnabakti dibayarkan enam kali gaji pokok sebagai anggota DPRD, setiap anggota bisa terima sekitar Rp 10 juta-an lebih,” beber Zamrowi.

Loading...

loading...

Feeds