Rumah Sakit Universitas Indonesia Buka Layanan Katerisasi Jantung

Seorang petugas RSUI memperlihatkan alat pendeteksi pembuluh darah di ruang Layanan Cath Lab atau Laboratorium Kateterisasi Jantung berteknologi tinggi di RSUI, Selasa (13/8/19). Ist

Seorang petugas RSUI memperlihatkan alat pendeteksi pembuluh darah di ruang Layanan Cath Lab atau Laboratorium Kateterisasi Jantung berteknologi tinggi di RSUI, Selasa (13/8/19). Ist

POJOKJABAR.com, DEPOK – Walau usianya belum genap satu tahun, Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) yang masuk dalam tipe C ini terus menambah fasilitas pelayanan kesehatan.

Terbaru rumah sakit ini membuka Layanan Cath Lab atau Laboratorium Kateterisasi Jantung berteknologi tinggi yang juga menjadi layanan unggulan dalam bidang Neuro Kardiovaskular.

Cath Lab atau Laboratorium Kateterisasi Jantung ini merupakan layanan tindakan medis diagnostik invasif menggunakan sinar X yang berfungsi untuk mendeteksi penyempitan atau sumbatan pembuluh darah jantung/ koroner. Selain untuk melihat kasus penyakit jantung dan pembuluh darah, Cath Lab juga digunakan dalam penanganan kasus penyakit saraf seperti stroke maupun kasus radiologi dan onkologi.

Direktur Utama RSUI, Julianto Witjaksono mengatakan, dengan berbagai keunggulan yang dimiliki Cath Lab RSUI turut mendukung Dokter Spesialis Jantung untuk dapat mengetahui jenis tindakan yang sesuai bagi pasien. Baik itu berupa tindakan pemasangan ring jantung, intervensi dengan balon atau tindakan operasi bypass.

“Diharapkan dengan dibukanya layanan Cath Lab yang merupakan salah satu fasilitas unggulan di Rumah Sakit ini, masyarakat dapat merasakan manfaat dan keunggulan alat tersebut sebagai alat diagnostik sekaligus terapi pada kelainan jantung dan pembuluh darah,” kata Julianto usai meresmikan Layanan Cath Lab di Auditorium Lantai 4 Kampus UI, Beji, Selasa (13/8).

Di lokasi yang sama, Manajer Pelayanan Unggulan RSUI, Rakhmad Hidayat menambahkan, tindakan kateter jantung dilakukan oleh dokter spesialis jantung RSUI yang telah berpengalaman. Sehingga deteksi jantung koroner dapat dilakukan dengan tingkat keakuratan yang tinggi.

Loading...

loading...

Feeds