Disnaker Kota Depok: Bursa Kerja Hadir di Sekolah

Warga saat melengkapi data untuk pembuatan AK 1 (kartu kuning) di Ruang Pelayanan, Balaikota Depok, Senin (12/8/19).

Warga saat melengkapi data untuk pembuatan AK 1 (kartu kuning) di Ruang Pelayanan, Balaikota Depok, Senin (12/8/19).


POJOKJABAR.com, DEPOK – Bagi masyarakat Kota Depok yang sedang mencari kerja harus segera menyiapkan berkas lamaran kerja. Sebab Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok bakal menggelar Bursa Kerja selama dua hari, Rabu-Kamis (14-15/8).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Depok, Manto mengatakan, tahun ini perdana lokasi Bursa Kerja berada di area sekolah. Biasanya rutin tiap tahun di pusat perbelanjaan. Hal itu dilakukan untuk menarik perhatian pencari kerja.

“Perdana di tahun ini kami adakan bursa kerja di sekolah, untuk menggaet lebih banyak pencari kerja (pencaker) yang notabenenya lulusan SMK dan SMA,” kata Manto kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Senin (12/08/2019).

Manto menjelaskan, sekitar 3.000 formasi dari 30 perusahaan dan ritel di Kota Depok hadir menyediakan lowongan kerja dalam bursa kerja tersebut. Mayoritas perusahaan mencari pencaker yang lulusan jenjang SMA/SMK.

Hal ini sejalan dengan jumlah penangguran di Depok yang notabenenya adalah lulusan sekolah menengah atas.

Berdasarkan data 2018 angka pengangguran di Kota Depok mencapai 73.080 orang. Dimana penyumbang terbesarnya adalah tamatan SMK. Bursa kerja merupakan salah satu upaya Disnaker dalam mengurangi angka penganguran tersebut.

“Di tahun ini kami akan buat roadmap mendata lulusan SMK/SMA yang tidak bekerja dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Supaya mudah kami intervensi ke perusahaan, pecaker wajib memiliki kartu kuning (AK-1),” jelas Manto.

Pantauan Radar Depok di ruang pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Depok. Tidak banyak orang yang sedang membuat kartu kuning (AK-1), kemarin. Diperkirakan bahkan tidak sampai 10 orang.

(RD/san/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds