Klaim Sudah Izin ke Pemkot, Gunadarma Ngaku Pakai Air Tanah

Luas terlihat kawasan Jalan Margonda Raya terlihat dari atas Gedung Hotel Santika. Irwan/Radar Depok

Luas terlihat kawasan Jalan Margonda Raya terlihat dari atas Gedung Hotel Santika. Irwan/Radar Depok


POJOKJABAR.com, DEPOK – Kampus ternama di Kota Depok, Gunadarma (Gundar) akhirnya buka suara terkait penggunaan air tanah. Kampus di Jalan Margonda Raya dan di Jalan Komjen M Yasin ini mengklaim sudah meminta izin ke Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Padahal, jelas-jelas izin penggunaan air tanah berada di Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Humas Universitas Gunadarma, Angga menjelaskan, selama ini pihaknya memang menggunakan air tanah. Namun, dia mengklaim tidak mencuri air tanah, karena sebelumnya pernah mengajukan Pemkot Depok.

“Mengenai penggunaan air tanah pihak kami sudah ada izin, dan mambayar restribusi setiap bulannya ke Pemkot Depok,” kata Angga kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Senin (22/07/2019).

Sementara terkait kerjasama dengan PDAM pihaknya mengaku, sudah mendaftar, namun PDAM belum menindaklanjuti. “Terkait masalah pemasangan PDAM, pihak kamipun sudah daftar tetapi belum ada tindaklanjut dari PDAM,” papar Angga.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Depok tidak mampu menggunakan kewenangannya dalam pengaturan penggunaan air tanah. Hal itu dikarenakan kewenangan milik Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok, Dudi Miraz Imaduddin mengatakan, Pemerintah Kota Depok memiliki kewenangan dalam penataan perumahan dan permukiman Kota Depok. Disrumkim memiliki kewenangan Pembinaan terhadap Unit Pengelolaan Rumah Susun Sederhana Sewa (UPT Rusunawa).

“Kami hanya mengelola pembangunan Rusunawa yang terbangun di Kota Depok,” ujar Dudi kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group).

Dudi menjelaskan, terkait penggunaan air tanah yang dibangun Rusunawa menggunakan air, yang dikelola PDAM Tirta Asasta Kota Depok. Penggunaan air tersebut dilakukan untuk mengatur penggunaan air tanah di Kota Depok. Bahkan sejumlah perumahan yang sudah terbangun sudah dialirkan menggunakan PDAM Tirta Asasta Kota Depok.

Terkait penggunaan air tanah yang dilakukan apartemen maupun perusahaan lainnya, lanjut Dudi, Disrumkim tidak memiliki kewenangan malakukan pemberian izin atau izin rekomendasi penggunaan air tanah. Izin rekomendasi tersebut berada di Pemerintah Porvinsi Jawa Barat (Jabar).

“Kami tidak mengeluarkan izin maupun rekomendasi penggunaan air tanah untuk apartemen maupun hotel,” terang Dudi.

(RD/rub/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds