Akhir Juli, Dinas PUPR Kota Depok Janji Perbaiki Trotoar

Aktifitas pejalan kaki yang terlihat di sepanjang jalan raya margonda. Terlihat beberapa kendaraan bermotor yang terparkir diatas trotoar. Radar Depok

Aktifitas pejalan kaki yang terlihat di sepanjang jalan raya margonda. Terlihat beberapa kendaraan bermotor yang terparkir diatas trotoar. Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Pemkot Depok terus berupaya menata pedestrian di sepanjang Jalan Raya Margonda. Tampak di separuh jalan tersebut rusak dan berlubang, ditambah lagi masih banyak kendaraan bermotor parkir di atas trotoar.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Dadan Rustandi menegaskan, pihaknya masih menunggu pengerjaan penurunan kabel udara ke dalam lubang di pedestrian tersebut. Setelah itu baru akan memulai perbaikan sementara yang akan dilakukan pada akhir Juli atau awal Agustus.

“Kami masih menunggu sampai 25 Juli batas akhir penurunan kabel udara ke dalam pipa. Galian pipa itulah yang menyebabkan rusaknya trotoar jalan. Kami sudah kasih ultimatum PT Jabarter, seandainya tidak selesai 25 Juli, kami akan turun tangan memperbaiki trotoar,” kata Dadan kepada Radar Depok, di Kantor DPUPR Kota Depok, Kamis (18/7).

Dadan mengemukakan, perbaikan yang dimaksud dalam waktu dekat ini hanya menutup dan menambal lubang-lubang tersebut. Namun tidak permanen, sifatnya masih sementara. Sebab rencana revitalisasi perbaikan trotoar belum diajukan pada anggaran 2019.

“Rencananya baru akan diajukan di 2020, tentu pengerjaannya di 2021. Karena kami juga sedang fokus rencana pembangunan underpass,” jelasnya.

Pantauan Radar Depok di sepanjang Jalan Raya Margonda, banyak pejalan kaki yang kesulitan saat melintas di trotoar. Mereka harus melompati lubang dan sesekali berbelok ke jalan hanya untuk melewati sepeda motor yang terparkir bebas di trotoar.

Seperti dikeluhkan Dini (25) mahasiswa Universitas Indonesia ini mengaku kesal apabila ingin melintas di pinggir jalan Margonda pasca galian fiber optik yang tidak kunjung dibenahi hingga kini.

“Susah banget kalau mau lewat di pinggir jalan, kalau ada lubang terpaksa lompat atau ke bahu jalan sedikit biar nggak ketabrak kendaraan lain,” paparnya.

Tidak sedikit juga, menurutnya, pengedara motor yang melewati atas trotoar saat kondisi jalan macet total. Dia berharap Pemkot Depok dapat mengambil langkah tegas untuk membenahi trotoar jalan.

“Semoga ada langkah kongkret untuk mempercantik pedestrian jalan seperti di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Kalau begitu kan kami sebagai pejalan kaki jadi nyaman,” pungkas Dini.

(RD/san/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds