Hapus Hukuman Penjara, Terpidana Kasus Korupsi di Sawangan Depok Bayar Denda

Ilustrasi korupsi

Ilustrasi korupsi


POJOKJABAR.com, DEPOK – Untuk menghapus hukuman tiga bulan penjara, Terpidana Kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Peningkatan Jalan Pasir Putih, Sawangan Kota Depok, Bonar Panjaitan alias Bonar, menyerahkan uang denda Rp200.000.000 ke Kejaksaan Negeri Depok, Selasa (2/7/19).

Pembayaran Denda tersebut dilakukan pihak keluarga, setelah terpidana Bonar telah mempunyai Kekuatan Hukum yang tetap (inkracht).

Dalam Amar Putusan Hakim dengan Nomor: 34/Tipikor/2017/PT.BDG, terpidana Bonar terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Korupsi secara bersama sama, dan menjatuhkan Pidana selama 4 tahun penjara, dan denda 200.000.000, subsider 3 bulan Penjara.

“Terpidana Bonar Panjaitan, telah membayar uang denda melalui Kejaksaan Negeri Depok, sebesar Rp 200.000.000 (dua ratus juta rupiah), denda itu untuk menghapus hukuman subsider 3 bulan Penjara yang dijatuhkan oleh Hakim, seperti amar putusannya Bonar divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200.000.000, dengan Subsider 3 bulan penjara, jika dendanya sudah dibayar ke Negara maka hukuman subsider 3 bulan penjara tidak akan dijalani oleh terpidana Bonar” ujar Kajari Kota Depok, Sufari.

Kasus Tipikor yang terjadi di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air pada tahun 2015 silam terkait dengan Proyek Peningkatan Jalan Pasir Putih, yang juga menjerat mantan Kabid Jalan dan Jembatan, Hardiman dan Pelaksana Proyek, Enrico, dan Bonar Panjaitan sebagai pemilik perusahaan.

Hardiman sendiri telah selesai menjalani Hukumannya dan saat ini statusnya telah bebas, sementara Enrico dan Bonar masih mendekam di Lembaga Permasyarakatan Sukamiskin, Bandung Jawa Barat.

“Uang Denda yang diberikan Keluarga terpidana Bonar Panjaitan ke Kejaksaan Negeri Depok sebesar dua ratus juta rupiah, akan disetorkan ke kas Negara” kata Kasi Pidsus Kejari Depok, Hary Palar.

(RD/rub/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds